Metro Bintan

Warga Kampung Baru Lagoi, Dambakan Listrik PLN

Pemandangan indah di Plantar plangi di Kampung Baru, Lagoi yang kondisi listriknya masih tergantung pada mesin diesel. F.Sabri untuk Batam Pos.

PRO PINANG – Warga Kampung Baru, yang berada di kawasan wisata Lagoi mendambakan listrik PLN bisa mengaliri kampungnya.

Selama ini, listrik yang menyala 6 jam berasal dari mesin diesel bantuan pemerintah tahun 2009.

Sabri, warga Kampung Baru menuturkan Kampung Baru merupakan salah satu kampung di kawasan wisata Lagoi yang kiri kanan hotel berbintang namun masih menggunakan mesin diesel.

Padahal listrik ke setiap hotel sudah masuk dan jaraknya kampung baru dari hotel hanya sekitar 500 meter.

“Sangat ironis, listrik di Kampung Baru cuma nyala 6 jam,” katanya.

Kampung dengan 35 Kepala Keluarga (KK) dan jumlah penduduk sekitar 100 jiwa ini, listriknya hanya menyala mulai sekitar pukul 18.00 WIB sampai dengan sekitar pukul 23.00 WIB.

“Dari jam 6 sore sampai jam 11 malam, kadang sampai jam 12 malam.  Kalau minyak solar sih dapat bantuan dari hotel dan pemerintah, cuma tak bisa sampai pagi karena mesin satu saja, takut cepat rusak,” ungkapnya.

Disinggung apakah sudah pernah mengajukan ke PLN ? Ia menjawab, secara tertulis belum, karena harus melalui pengelola kawasan wisata.

“Seperti yang saya sampaikan semua hotel di Lagoi listrik PLNnya lewat PT BRC semua,” katanya.

Sementara Manager PLN Tanjunguban, Fawzi Anwar menyampaikan kampung tersebut masuk dalam kawasan wisata Lagoi.

“Kami tak bisa masuk ke sana. Kawasan Lagoi listriknya dikelola PT BRC yang sudah jadi pelanggan PLN,” kata dia. Fawzi mengatakan, masing-masing pengguna listrik yang ada di Lagoi dikelola PT BRC.

“Sebaiknya dikonfirmasi dulu ke PT BRC,” jelasnya. (met)