Metro Bintan

Perwakilan Perusahaan di Lagoi Ikuti Coffee Morning Imigrasi Tanjunguban

Para perwakilan perusahaan yang ada di Kawasan Wisata Lagoi mengikuti kegiatan coffee morning yang digelar Imigrasi Klas II TPI Tanjunguban bersama PT BRC di Garuda Room Wisma PT BRC, Lagoi pada Kamis (10/10). F.Slamet Nofasusanto

PRO BINTAN РKantor Imigrasi (Kanim) Klas II TPI Tanjungpinang menggelar kegiatan coffee morning bersama perwakilan  perusahaan yang ada di Kawasan Wisata Lagoi.

Kegiatan berlangsung di Garuda Room Wisma PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Lagoi pada Kamis (10/10).

Kasi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian (Lalintalkim), Deni Harianto menyampaikan, jumlah wisatawan asing yang melalui pelabuhan international Bandar Bentan Telani sejak tahun 2016 sampai saat ini terus meningkat.

Untuk itu diperlukan informasi terkait pengurusan Visa Tinggal Terbatas bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) mulai dari jenis-jenis visa, proses pengajuan, jangka waktu penyelesaian, pemberian vitas hingga biaya PNBP untuk vitas bagi TKA tersebut.

Sementara itu, Kasi Inteldakim Andriyansah menyampaikan, orang asing yang menginap di lingkungan masyarakat harus dilaporkan sesuai dasar hukum berlaku.

“Siapa saja yang termasuk pelapor dan bagi yang tidak melaporkan ada sanksinya,” kata ia.

Di sesi akhir dibuka forum tanya jawab bagi perwakilan perusahaan.

Dalam kesempatan itu, seorang peserta menanyakan bila aplikasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) tidak bisa diakses.

Ia menjawab, pelapor bisa melakukan pelaporan secara bersurat atau melalui whatsapp kepada petugas imigrasi selagi menunggu aplikasi APOA dapat diakses kembali.

“Ada juga yang bertanya soal persyaratan pengajuan Izin Tinggal Tetap?”

Ia menjawab, untuk yang statusnya sudah menikah harus menikah dengan orang Indonesia minimal usia pernikahan 2 tahun, atau untuk yang berstatus single atau belum menikah sudah melakukan pengajuan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) 1 kali dan perpanjangan ITAS 4 kali. (met)