Metro Bintan

67 Orang Sipir Lapas Narkotika Tanjungpinang Tes Urine, Hasilnya Bersih Narkoba

Pegawai Lapas Klas IIA Narkotika Tanjungpinang menjalani tes urine di lapasnya, Jumat (11/10). F.Lapas Klas IIA Narkotika Tanjungpinang untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Sebanyak 67 orang sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Tanjungpinang menjalani tes urine.

Tes urine berlangsung di lapas yang berada di Kilometer 18 arah Kijang tepatnya di Kampung Banjar, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan pada Jumat (11/10).

Hasil tes urine, 67 orang sipir Lapas Narkotika Klas IIA Tanjungpinang dinyatakan bersih narkoba.

Kepala Divisi Kemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau, Dedi Handoko mengatakan, kegiatan ini merupakan program Kemenkum HAM dalam hal ini Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan dalam rangka memperingati hari Bhakti Dharma Karya Dhika yang ke 74.

Dimana, seluruh Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pemasyarakatan di bawah Ditjen Pemasyarakatan mulai dari Rumah Tahanan (Rutan) dan Lapas melaksanakan tes urine terhadap pegawainya.

“Kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh Rutan dan Lapas Se-Indonesia,” kata ia.

Kepala Lapas Klas IIA Narkotika Tanjungpinang, Misbahuddin mengatakan, tes urine juga dilaksanakan di lapasnya bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang.

“Alhamdulillah semuanya berjalan dengan aman dan tertib. Hasilnya, dari 67 orang sipir yang tes urine, semua dinyatakan negatif,” kata ia.

Untuk seterusnya ia berharap tidak ada sipir yang bersentuhan dengan narkotika.

Mengapa sipir yang dites urine? “Sipir sebagai pembina warga binaan harus lebih baik dari warga yang akan dibina,” menurutnya.

Dia juga menegaskan tidak akan mentolerir sipir yang terlibat narkotika baik sebagai pengguna maupun pengedar. Dan bila terpenuhi unsur tindak pidananya, maka pihaknya akan memberikan tindakan tegas sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita sikat habis. Tidak ada toleransi lagi yang namanya narkoba,” tutupnya menegaskan. (met)