Metro Bintan

Ingin Libatkan Peran Orangtua di Sekolah

SMPN 11 Bintan Gelar Paguyuban Keluarga Besar

Kepala SMPN 11 Bintan, Sudaromi memaparkan program pelaksanaan manajemen ke orangtua dan wali murid dalam acara paguyuban keluarga besar sekolah tersebut di lingkungan sekolah pada Rabu (16/10) pagi. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Para orangtua dan wali murid menghadiri acara paguyuban keluarga besar SMPN 11 Bintan di lingkungan sekolah tersebut pada Rabu (16/10) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari acara ini, pihak sekolah ingin melibatkan peran serta orangtua dan dukungannya dalam setiap program yang dilakukan bagi anak didik di sekolah.

Acara dihadiri Kepala SMPN 11 Bintan, Sudaromi, Wakapolsek Bintan Utara, AKP Paino S dan pihak komite serta pengawas sekolah.

Kepala SMPN 11 Bintan, Sudaromi mengatakan, acara paguyuban keluarga besar SMPN 11 Bintan ini mengangkat tentang sistem penjaminan mutu internal (SPMI).

Ia menjelaskan ada lima program pelaksanaan yang dipilih. Diantaranya manajemen kepemimpinan. Dimana, pihak sekolah menyalurkannya melalui kegiatan kepramukaan karena lewat kegiatan positif ini dapat mengembangkan karakter kepemimpinan siswa.

Selanjutnya manajemen sistem informasi. Pada manajemen ini menekankan pada pembelajaran berbasis digital.

Ada juga manajemen hubungan masyarakat dan sekolah, yakni paguyuban yang saat ini digelar dan manajemen kurikulum.

Sebagaimana diketahui, katanya, sekolah ini tidak memiliki guru seni. Namun demikian bukan tidak ada guru yang memiliki jiwa seni. Karenannya, kesenian di sekolah harus terus dikembangkan.

Dari program di sekolah, ia berharap dukungan orangtua dan melibatkan peran serta orangtua di program yang dijalankan ke anak didik.

Sementara, Wakapolsek Bintan Utara, AKP Paino Sehat dalam kesempatan ini memanfaatkan untuk memaparkan peran orangtua terhadap anak.

Ia mengatakan, orangtua harus memiliki peran yang kuat dalam diri anak karena banyak sekali kenakalan remaja yang umum terjadi.

Diantaranya, penyalahgunaan narkoba, penyimpangan seksual, pornografi, tawuran dan aksi kebut-kebutan atau balap liar.

“Saya harapkan kepada orangtua tolong diperhatikan anak-anak kita apalagi anak perempuan kemana mereka jalan, selalulah pantau karena mereka masih usia remaja,” kata ia. (met)