Peristiwa

Tambang Pasir Ilegal di Desa Kuala Sempang Ditertibkan

Aktivitas penambangan pasir ilegal di Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan. F.Kiriman Ida untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Satpol PP Bintan bersama Pemerintah Kecamatan Seri Kuala Lobam (SKL) melakukan penertiban tambang pasir ilegal di Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Selasa (15/10) siang.

Dua tambang pasir yang sedang beroperasi dihentikan. Yakni di Kampung Simpang dan Kampung Beringin.

Kasi Tantrib Pemerintah Kecamatan Seri Kuala Lobam, Suhadi melalui sambungan telepon, Rabu (16/10) membenarkan adanya penertiban itu.

Usai menerima informasi, aparat dari Satpol PP bersama pemerintah kecamatan turun ke lokasi penambangan pasir ilegal yang ada di Desa Kuala Sempang. Dimana, di lokasi itu ditemukan aktivitas penambangan pasir dengan menggunakan mesin penyedot.

Terdapat dua titik penambangan pasir ilegal yang beroperasi, salah satunya menurut ia, di Kampung Beringin, Desa Kuala Sempang.

“Dua pengelola, satu pengelolanya bernama Edi satu lagi bernama Gultom,” kata ia.

Untuk selanjutnya, para penambang pasir ini akan diarahkan mentaati aturan dengan mengurus perizinan.

“Bagaimana selanjutnya, kita menunggu arahan dari pimpinan kita,” kata ia.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Kuala Sempang M Hatta membenarkan.

“Ya, saya juga dapat pemberitahuan dari Satpol PP, tapi yang satunya lagi di Kampung Simpang,” kata ia menjawab.

Hingga berita ini diturunkan, Kasatpol PP Bintan, Raja Muhammad belum berhasil dikonfirmasi dan memberikan keterangan resmi. (met)