Pariwisata

Tiga Event Bintan Masuk Event Pariwisata Unggulan Nasional

Kadisbudpar Bintan, Wan Rudy Iskandar. F.Dokumentasi pribadi untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Untuk ke sekian kalinya, event di Kabupaten Bintan masuk 100 event pariwisata unggulan dalam Calendar of Event (CoE) Wonderful Indonesia.

Dari lima event unggulan di Kepulauan Riau masuk CoE 2020, tiga berada di Kabupaten Bintan yakni Tour de Bintan dan Bintan Triathlon dalam top 100 nasional event dan Ironman 70.3 Bintan dalam top 10 nasional event.

Kapala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, Wan Rudy Iskandar mengatakan, baru-baru ini bertempat di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI telah meluncurkan Calendar of Event Wonderful Indonesia tahun 2020.

Tujuan Kemenpar RI meluncurkan Calendar of Event pariwisata unggulan ini sepanjang tahun 2020, menurut ia, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun nusantara untuk berwisata ke tanah air.

Dalam peluncuran ini, Wan menyampaikan, tiga event di Kabupaten Bintan masuk dalam event pariwisata unggulan Calendar of Event 2020.

“Alhamdulillah tiga event kita masuk dalam event pariwisata unggulan nasional,” kata ia kepada Batam Pos, Kamis (17/10).

Tiga event pariwisata unggulan itu, Ironman 70.3 Bintan dalam top 10 event, Bintan Triathlon dan Tour de Bintan dalam top 100 event pariwisata unggulan nasional.

Sedangkan event di kabupaten kota lainnya di Kepri juga masuk dalam calendar of event yakni Festival Pulau Penyengat dalam top 100 event dan Batam Kenduri Seni Melayu juga dalam top 100 event pariwisata unggulan.

Dengan masuknya tiga event di Kabupaten Bintan menjadi event patiwisata unggulan, kata ia, ke depan pihaknya akan tetap fokus dengan sport tourism yakni event olahraga untuk mendatangkan semakin banyak wisatawan mancanegara dan nusantara ke Kabupaten Bintan.

“Dari tahun ke tahun diharapkan akan semakin banyak wisman yang hadir di Bintan. Kita juga akan tetap melestarikan budaya melayu dalam kegiatan pariwisata sebagai konten wisatanya,” kata ia.

Diharapkan juga pada tahun ke depan disamping kawasan wisata internasional Lagoi yang telah ada, pihaknya juga akan mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat di Kabupaten Bintan karena akan memberikan manfaat kepada masyarakat di pedesaan.

“Bisa meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan ke depan,” kata ia. (met)