Peristiwa

Diduga Ajarkan Paham Radikalisme, Oknum Guru PNS di Bintan Diperiksa

 

Suasana di Kantor Disdik Bintan, Jumat (18/10). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Diduga mengajarkan paham radikalisme ke anak didiknya, oknum guru PNS yang mengajar di salah satu sekolah dasar (SD) negeri di jalan lintas Barat, Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau diperiksa.

Lelaki berinisial Is, 43, dimintai keterangan langsung oleh Kadis Pendidikan Bintan, Tamsir di Kantor Dinas Pendidikan Bintan yang berada di Kompleks Perkantoran Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Jumat (18/10) pagi.

Kejadian bermula dari laporan warga yang merupakan orangtua satu siswa di salah satu sekolah negeri yang berada di Kecamatan Teluk Bintan.

Is, disebut menyampaikan bahwa Pancasila sudah tidak relevan di Indonesia melainkan yang cocok Khilafah.

Disebut juga bahwa bendera yang dihormati bukan bendera Merah Putih melainkan bendera Tauhid.

Ketika wartawan koran ini berupaya mengonfirmasi langsung ke Kantor Disdik Bintan, Kadisdik Bintan Tamsir tidak berada di tempat.

Seorang pegawai menyampaikan bahwa Kadisdik Tamsir sedang mendampingi rombongan pejabat dari Samosir yang berkunjung ke kantor DPRD Kabupaten Bintan.

Seorang pejabat di lingkungan Disdik Bintan membenarkan Is dipanggil ke dinas.

“Saya tidak tau apa hasilnya, karena si guru tersebut langsung bertemu Pak Kadis,” kata ia singkat. Ia menyarankan langsung mengkonfirmasi ke Kadisdik Bintan yang berada di kantor DPRD Bintan.

Ketika dikejar ke Kantor DPRD Kabupaten Bintan, Kadisdik Bintan Tamsir sudah tidak di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, Kadisdik Bintan Tamsir belum memberikan keterangan resmi. (met)