Olahraga

Zlatan Ibrahimovic Masih Lapar Scudetto

Zlatan Ibrahimovic. (net)

PRO BINTAN – USIA Zlatan Ibrahimovic sudah menjejak 38 tahun. Tetapi, belum ada tanda-tanda bahwa performanya menurun. Bersama LA Galaxy musim ini, striker asal Swedia itu mencetak 30 gol dan 7 assist dalam 29 pertandingan.

Itulah yang membuat Ibra pede bahwa dia masih bisa bersaing di Eropa. Apalagi, kontraknya bersama Galaxy juga berakhir per 1 Januari 2020 dan belum ada tanda-tanda dia bakal memperpanjang masa baktinya. Artinya, dia berstatus free agent pada bursa transfer musim dingin Januari 2020.

Kepada La Gazzetta dello Sport, striker berpostur 195 cm itu mengatakan bahwa dia bisa comeback ke Serie A. Sebelumnya, Ibra tercatat pernah berkostum tiga tim besar Serie A, Juventus pada 2004-2006, Inter Milan (2006-2009), dan AC Milan (2010-2012). Total, dia merasakan lima scudetto.

“Italia rumah keduaku. Saya akan mendengarkan semua penawaran (untuk melanjutkan karir, Red). Jika kembali (ke Serie A, Red) maka aku harus memperkuat tim penantang serius scudetto karena aku adalah Ibrahimovic yang masih bisa membuat perbedaan,” ucap eks striker Barcelona, PSG, dan Manchester United itu.

Mengenai kans tim yang dituju jika dia benar-benar kembali ke Serie A, Ibra mengatakan bahwa dia bisa ke Inter atau Napoli. Untuk Nerazzurri, dia terkesan dengan kinerja allenatore baru mereka Antonio Conte yang membuat Inter jadi pesaing serius bagi Juventus musim ini.

Sedangkan untuk Partenopei, kekagumannya kepada legenda hidup Diego Maradona jadi faktor X dia ingin berkostum Napoli. Hanya, presiden Napoli Aurelio De Laurentiis tampaknya tidak berhasrat mendatangkan pemain yang sudah berusia 38 tahun dengan tuntutan gaji tinggi.

Lebih jauh, Ibra tidak berminat kembali ke Milan. Menurut dia, kondisi Rossoneri saat ini porak poranda dengan para pemain yang tidak benar-benar mencintai Milan. Itu diperburuk dengan manajemen yang minim pengalaman. Dia kemudian menyebut nama direktur Milan sekaligus legenda hidup mereka Paolo Maldini.

Ternyata, tahun lalu dia nyaris comeback ke Milan. Kala itu, direktur Leonardo Araujo sempat menyodorkan nama Ibra kepada CEO Ivan Gazidis. Tapi, Gazidis menolaknya karena dia tidak berminat mendatangkan pemain dengan usia lebih dari 30 tahun. Itu yang membuat Leonardo kesal dan dia kembali ke PSG musim ini.

“Mereka (orang yang ada di Milan, Red) hanya bisa bicara tapi tanpa tindakan konkret. Maldini tidak punya apa yang diperlukan untuk menjadi direktur tim besar,” lanjut Ibra. “Setelah aku pensiun, bisa saja aku menjadi pelatih. Ya, masih ada waktu untuk memutuskan segalanya demi masa depan,” pungkasnya. (io/tom)