Peristiwa

10 Hari Mahat Tidak Pulang, Keluarga Sudah Ikhlas

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Tim SAR gabungan dibantu warga berusaha menyisir lokasi hilangnya Mahat di Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan belum lama ini. F.SAR Tanjungpinang untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Sudah lebih 10 hari Mahat, 26, warga Pulau Ladi, Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan menghilang.

Ia hilang pada Sabtu (12/10) lalu dan Senin (21/10) kemarin, tim SAR gabungan menghentikan pencarian terhadap Mahat.

Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Tanjungpinang, Eko Suprianto mengatakan, pencarian terhadap Mahat telah dihentikan.

Senin (21/10) kemarin, kata ia, merupakan hari terakhir pencarian Mahat. Namun, operasi di hari ke 7 tersebut tidak membuahkan hasil.

“Semalam H7 hasil nihil sesuai SOP 7 hari tidak ditemukan, maka operasi dihentikan,” kata ia.

Kendati demikian, ia tidak menutup kemungkinan dibuka kembali operasi pencarian terhadap Mahat.

“Apabila ada ditemukan tanda tanda korban, operasi kita buka kembali,” kata ia.

Bagaimana dengan keluarga Mahat? “Keluarga sudah ikhlas,” kata ia.

Diberitakan sebelumnya, Sabtu siang itu korban meninggalkan rumah. Ia berjalan ke kebun orangtuanya yang berjarak 1 kilometer dari rumah.

“Kalau menurut ibunya mereka sempat bertemu di jalan. Siang itu hujan sampai sore. Ibunya risau karena ia tidak pulang, akhirnya dicari sampai sekarang belum pulang,” kata Kadus Desa Tembeling, Morni. (met)