Olahraga

Koeman Bisa Datang, Urusan Grizi Beres

ilustrasi

PRO BINTAN – Lika-liku transfer Barcelona untuk penyerang Antoine Griezmann menemui titik terang. Seperti dikabarkan Mundo Deportivo Selasa (22/10) Barca dan klub Griezmann sebelumnya, Atletico Madrid, mencapai mufakat.

Barca setuju membayar EUR 15 juta (Rp 234,65 miliar) kepada Los Colchoneros. Namun dalam perihal kesepakatan untuk uang tersebut Barca sama sekali tak menyinggung nama pemain 28 tahun itu.

Yang tertulis dalam kesepkatan keduanya malah uang tersebut dibayarkan Blaugrana kepada Atletico untuk mendapatkan hak melawan penawaran untuk Saul Niguez dan Jose Gimenez serta tiga nama pemain muda lain Atletico.

“Pihak Barca menolak memberikan konfirmasi atas klausul ganjil antara mereka dengan Atletico. Namun sumber internal Barca menyebutkan kalau uang itu adalah tanda jadi Atletico menganggap masalah Griezmann ini selesai,” tulis Mundo Deportivo.

Pihak Atletico pun tak akan memperpanjang keberatan mereka akan surat-surat elektronik yang dikirim Barca kepada Griezmann ketika pemain timnas Prancis tersebut masih bersama Atletico.

Beresnya urusan transfer ruwet Griezmann ini bisa memberikan ketenangan jelang matchday ketiga grup F dini hari nanti (24/10) di Sinobo Stadium melawan tuan rumah Slavia Praha (UseeTV Sports 2 pukul 01.15 WIB).

Griezmann sendiri terlihat semakin nyaman dengan posisinya dalam tim. Ketika Barca menang 3-0 atas Eibar (19/10) lalu, Griezmann-Lionel Messi-Luis Suarez menunjukkan kolaborasi dengan masing-masing individu mencetak satu gol dan memberikan assist.

Selain masalah Griezmann, maka Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) melalui Direktur Olahraga  Nico-Jan Hoogma mengatakan pelatih mereka Ronald Koeman punya kewenangan mengakhiri kontrak setelah Euro 2020 mendatang. Koeman dikaitkan akan menjadi pelatih Barca musim depan menggantikan entrenador Barca saat ini Ernesto Valverde.

Dalam wawancara dengan Fox Sports Hoogma mengatakan seandainya Koeman memutuskan hengkang dari Belanda setelah Euro 2020 maka klub yang meminangnya haruslah membayar sejumlah uang. Namun Hoogma sama sekali tak menyebut besaran uang tersebut. (dra)