Nasional

Pelanggan Kecil PGN Bertambah

ilustrasi

PRO BINTAN – Potensi pasar jaringan gas (jargas) pada sektor usaha kecil dan menengah (UKM) cukup tinggi. Sejauh ini 20 pelanggan kecil di area Surabaya terlayani jargas dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. Tahun lalu BUMN yang bergerak di bidang energi itu hanya memiliki tiga pelanggan kecil.

“Tahun ini total ada 90 sambungan jargas di seluruh Indonesia,” kata Sales Area Head PGN Surabaya Misbachul Munir.

Kriteria pelanggan kecil adalah mereka yang konsumsi gas bulanannya hanya 50–1.000 meter kubik. Harga gas yang dipatok untuk pelanggan kecil mencapai Rp 2.870 per meter kubik.

Kategori di bawahnya adalah pelanggan rumah tangga dengan konsumsi 0–50 meter kubik gas per bulan. Di Surabaya, jumlah pelanggan rumah tangga tercatat 22.754 pada 2016. Tahun sebelumnya hanya ada 2.693 pelanggan.

Misbachul menjelaskan, pelaku UKM masuk kategori pelanggan kecil. “Mulai usaha makanan seperti katering hingga non makanan berupa laundry,” jelasnya.

Sebanyak 20 sambungan baru yang terpasang tahun ini berada di wilayah timur, selatan, dan tengah Kota Surabaya.

Khusus bagi para pelanggan kecil, PGN membiayai pemasangan dari pipa induk ke meteran si pengguna. Selanjutnya, biaya pemasangan pipa dari meteran ke dapur ditanggung sendiri oleh pelanggan. Karena itulah, besaran biaya pemasangan berbeda-beda sesuai dengan panjang pipa yang dibutuhkan.

Salah satu pelanggan kecil yang sudah tersambung dengan jargas PGN adalah Melati Catering di Surabaya Timur. Pemilik Melati Catering, Tatang Kurniawan, menyebutkan bahwa selama ini kebutuhan gas untuk kegiatan operasional usahanya adalah 60 tabung gas 12 kilogram per bulan.

“Dengan memanfaatkan jargas, bisa hemat hingga 30 persen,” ucapnya. Dia mengeluarkan uang sekitar Rp 15 juta untuk memasang pipa dari meteran ke dalam rumah. (res/c14/hep)