Pariwisata

Punya Potensi Besar, Pariwisata Bisa Serap Tenaga Kerja

Ironman 70.3 Bintan di Pantai Lagoi Bay merupakan salah satu wisata andalan Indonesia. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Pariwisata menjadi salah satu sektor andalan Presiden Joko Widodo di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Selain menarik banyak devisa, pariwisata juga diharapkan dapat menyedot tenaga kerja dan simpul-simpul ekonomi baru di daerah.

Tugas besar tersebut kini dipegang oleh Wishnutama. Oleh Presiden Joko Widodo, sosok yang sebelumnya bergelut di sektor hiburan dipercaya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di bawah naungan Kabinet Indonesia Maju.

Wishnu tak menampik, pengembangan tempat wisata baru memunculkan peluang tenaga kerja baru. Potensi itu yang akan dia upayakan semaksimal mungkin. Untuk itu, pihaknya akan mencoba menggandeng pusat pelatihan atau balai latihan kerja dalam melihat jenis pekerjaan apa yang bisa dipersiapkan. Sesuai dengan karakteristik lokasinya.

“Untuk menambah kemampuan lokal, bukan hanya dari luar di wilayah tersebut. Tapi akan ditingkatkan untuk budaya setempat,” ujarnya.

Soal berapa potensi yang bisa diserap, dia belum bisa memperkirakan. Sebab, pihaknya perlu melakukan kajian lebih lanjut. “Kan saya harus pelajari. Itu kan detail banget bicara angka,” imbuhnya.

Dalam pengembangan wisata ke depannya, kata Wishnutama, ada banyak tempat-tempat potensial yang sudah ditetapkan sebagai “Bali Baru”. Namun demikian, dirinya akan fokus pada lima tempat saja.

Cara itu dilakukan agar pengembangan bisa lebih fokus dan efektif. Yakni Danau Toba Sumatera Utara, Likupang Sulawesi Utara, kawasan Borobudur Jawa Tengah, Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, dan Mandalika Nusa Tenggara Barat.

Untuk terobosannya, dia mengaku masih menyiapkan. Namun, Wishnu memastikan untuk tidak merombak keseluruhan yang sudah berjalan. Terlebih jika sudah berjalan positif. “Apa yang sudah Pak Arief Yahya lakukan pasti diteruskan,” tuturnya. Dia menargetkan di tahun 2020 strateginya sudah bisa dilaksanakan.

Selain tempat wisata dengan skala besar, Wishnu juga memastikan wisata skala kecil menjadi perhatiannya. Salah satu potensi yang coba digali adalah desa-desa wisata yang teknisnya akan menggandeng Kementerian Desa. Dia menilai, desa wisata memiliki daya tarik tersendiri.

“Akan ada daya tarik baru peremiun yang sifatnya unik. Kalau desa kan punya eksperien yang berbeda. Enggak harus yang mewah jadi desa wisata,” kata suami Gista Putri tersebut.

Selain itu, Mantan Dirut Trans7 ini juga akan fokus pada terselenggarakannya acara-acara lokal dan internasional. Seperti,  Tomorrowland dan acara musik serta seni terbesar, Coachella di California.

Salah satu event wisata yang masuk masuk dalam kalender acara (Calender of Event/CoE) pariwisata adalah Ironman 70.3 di Bintan. Event ini menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan, baik mancanegara maupun domestik.

“Akan ada banyak event yang kita seriusin. Di sana ada Tomorrowland, padahal cuma hamparan rumput, atau Coachella yang cuma padang pasir tapi bisa menarik. Yang penting harus mempunyai daya tarik yang luar biasa sehingga orang mau datang,” paparnya. (far/mia)