Peristiwa

Dugaan Sementara Tewasnya Pekerja di KEK Galang Batang karena Kelalaian

Kepala Kepolisian Sektor Gunung Kijang Ajun Komisaris Polisi Monang P Silalahi. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Kepala Kepolisian Sektor Gunung Kijang, Ajun Komisaris Polisi Monang P Silalahi menyampaikan perkembangan meninggalnya seorang pekerja sub kontraktor bernama Tri Sambudi, 19, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang pada Senin (28/10) sore.

Ketika ditemui di kantornya, Rabu (30/10) siang, ia mengatakan, dari penyelidikan sementara ada dugaan kelalaian dari pekerja yang meninggal.

Ia menjelaskan, saat itu, hujan deras dan semua pekerjaan dihentikan. Pekerja pun berkumpul di camp pekerja.

Ketika mendengar suara benda jatuh yang lokasinya sekitar 100 meter dari camp pekerja, mereka langsung mendekati lokasi.

Setelah melihat alat berat loader terjatuh dan menemukan korban terjepit loader, pekerja berusaha menangkat loader yang jatuh dengan kobe.

“Setelah loader diangkat, korban ditarik dan dibawa ke rumah duka di Toapaya,” kata ia.

Saat diangkat, ia mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi bahwa korban berada di bawah dan sebagian badannya terjepit loader.

“Tidak ada darah, kemungkinan besar luka dalam, patah kaki sebelag kanan,” kata ia.

Ia mengatakan, tidak ada yang melihat kejadian secara langsung, karena saat kejadian pekerja berada di camp disebabkan hujan.

“Sudah prosedurnya kalau hujan dan dikarenakan tanahnya labil, maka pekerjaan dihentikan, dan pekerja berkumpul di camp yang tertutupi alat berat yang parkir, jadi tidak nampak ke lokasi kejadian,” kata ia.

Ia juga mengatakan, korban merupakan helper dan tidak diberikan pekerjaan membawa alat berat. Dan di lokasi itu, korban baru training selama 28 hari kerja.

“Pekerja di sana juga pada kaget, ini anak kenapa?” kata ia.

Dari kejadian ini, pihaknya masih terus mengali keterangan sejumlah saksi dan masih mendalami kasus ini.

“Kasus ini masih kita selidiki, namun dugaan sementaran penyebab meninggalnya korban kelalaian,” tutupnya. (met)