Peristiwa

Izin Belum Lengkap, Opersional Hotel Doulos Phos di Lagoi Dihentikan

Perayaan ulang tahun kapal Doulos Phos yang ke 105 tahun belum lama ini. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Lantaran tidak mengantongi izin, operasional Hotel Kapal Doulos Phos di kawasan pariwisata Lagoi, Bintan dihentikan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Adi Prihantara mengatakan, penghentian ini dilakukan karena ada permasalahan izin yang belum lengkap. Pasalnya, belum ada payung hukum disebabkan tidak adanya peraturan daerah (Perda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Laut Pulau-pulau Kecil (RZWP3K).

Sebagaimana diketahui, hotel yang dibangun PT. Biznas Hotel and Leasure dibangun di lokasi lahan yang direklamasi. Kapal berusia 105 tahun dari Newport Amerika Serikat ini telah dibangun dengan anggaran lebih kurang Rp 330 miliar.

Adi Prihantara juga mengatakan, kewenangan RZWP3K sebenarnya berada di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Terkait masalah ini, kata ia, telah dikonsultasikan ke tim percepatan berusaha.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Bintan, Hasfarizal Handra mengatakan, beberapa persyaratan telah dilengkapi namun beberapa lagi masih dalam proses.

Tidak hanya itu ketika disinggung soal investasi di kawasan konservasi laut di Kilometer (Km) 46 Kecamatan Gunung Kijang dan resort di kawasan penghijauan di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Hasfarizal mengatakan, prosesnya sedang berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat mengatakan, dirinya telah mendengar terkait dihentikannya pengoperasian kapal hotel Doulos Phos di Lagoi.

Namun, bagaimana nasib para pekerjanya apakah dirumahkan atau lainnya? Ia belum menerima tembusan laporan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Kalau masalah itu belum ada ditembuskan ke kita, apakah mereka sudah laporkan ke provinsi atau belum,” kata ia.

Ia juga mengatakan, terkait penerimaan tenaga kerja di perusahaan itu pada awalnya juga tidak dilaporkan ke Disnaker Bintan.

Rencananya, pihaknya akan menurunkan stafnya ke hotel tersebut untuk mengetahui perihal yang berkaitan dengan permasalahan ketenagakerjaanya.

Sebelumnya, hotel kapal yang berada di kawasan pulau reklamasi ini telah merayakan ulang tahun kapalnya yang ke 105 tahun.

Sejalan perayaan itu, pihak hotel juga telah menerima tamu dan telah mempekerjakan sekitar 53 orang. (met)