Peristiwa

Sekretaris NasDem Bintan Dipolisikan

Terkait Dugaan Penggelapan Lahan

Kok Ming, korban yang melaporkan Iwan Kurniawan ke Mapolres Bintan, Selasa (5/10) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Diduga melakukan penipuan dan penggelapan lahan, pengacara sekaligus Sekretaris Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Bintan, Iwan Kurniawan dilaporkan ke polisi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bintan, AKP Agus Hasanudin membenarkan penyidik sedang menangani kasus dugaan penipuan dan pengelapan lahan.

Ia menceritakan, awalnya korban bernama Kok Ming warga Tanjungpinang membeli lahan seluas 7 hektare (Ha) di Kampung Galang Batang, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang.
Lahan milik Susafat tersebut dibelinya melalui perantara Iwan Kurniawan.

“Harga lahan disepakati Rp 910 juta, korban telah mencicil sebanyak 11 kali dengan total uang yang baru dibayar sekitar Rp 335 juta,” katanya.

Sejalan waktu, korban tidak menerima surat-surat lahan yang sudah dijanjikan, padahal korban sudah menyerahkan sejumlah uang kepada Iwan Kurniawan.

“Susafat yang punya lahan dalam kasus ini tidak mau terlibat, makanya si Susafat mengembalikan uang yang sudah dia terima sekitar Rp 80 juta ke Kok Ming,” kata ia.

Terkait kasus ini, ia mengatakan, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) telah dikirim ke Kejaksaan.

“Tinggal pemanggilan saksi. Sebelumnya saksi Iwan juga sudah pernah kita panggil sebanyak 4 kali, namun tidak datang,” ungkapnya.

Sementara Iwan Kurniawan belum berhasil dimintai penjelasan terkait dirinya dilaporkan ke polisi. (met)