Peristiwa

Banjir di depan Terminal Simpang Lagoi, Camat Sarankan Pecahkan Jalan Bikin Gorong-gorong

Kendaraan menerobos banjir yang mengenang di jalan depan Terminal Simpang Lagoi, belum lama ini. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Persoalan banjir yang selalu mengenang setiap kali hujan menguyur di jalan raya depan Terminal Simpang Lagoi, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong sampai saat ini belum teratasi.

Pemerintah Kecamatan Teluk Sebong telah melaporkan masalah ini ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bintan.

Camat Teluk Sebong, Sri Heny Utami mengatakan, dirinya telah melaporkan masalah banjir yang selalu mengenang di jalan raya depan Terminal Simpang Lagoi ke Dinas PUPR Kabupaten Bintan.

“Iya kita sudah lapor ke PUPR. Solusi pecahkan¬† jalan bikin gorong-gorong,” kata mantan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bintan ini, Kamis (7/11) siang.

Sebaiknya menurut wanita ini, permasalahan ini dikonfirmasikan ke Dinas PUPR Kabupaten Bintan karena penanganan banjir bukan kewenangan dari pemerintah kecamatan.

“Bukan kewenangan camat. Ke PUPR aja siapa tau penyelesaian banjir simpang Lagoi terakomodir pada tahun 2020,” jelasnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Alam (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Bintan, Ali Bazar hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resminya.

Seorang warga yang sering melintas di sana, Suka mengatakan, setiap kali hujan, jalan depan Terminal Simpang Lagoi selalu digenangi air.

Ketinggian air bisa sampai setinggi lutut orang dewasa. Bahkan banjir membuat kendaraan yang lalu lalang bergerak pelan.

Ia mengatakan, banjir yang terjadi disebabkan drainase yang tidak mampu menampung air hujan. Ia berharap pemerintah bisa memperbaiki drainase yang ada sehingga setiap kali banjir bisa diatasi cepat.

Sebelumnya pemerintah membangun kolam retensi seluas 5×6 meter di Simpang Lagoi untuk mengatasi banjir. Namun kolam retensi itu kerap dipenuhi sampah sehingga menyebabkan air hujan meluap ke jalan. (met)