Peristiwa

Jual Pompong yang Dipinjam, Nelayan Tambelan Ditangkap

Pelaku diserahkan ke Polsek Bintan Timur, Senin (11/11). F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Seorang nelayan asal Tambelan, Martin, 28, diamankan polisi karena membawa kabur pompong milik warga Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Pelaku juga mengakui telah menjual pompong tersebut seharga Rp 8,5  juta.

Dia diamankan di rumahnya RT 002/002 Desa Pulau Pinang Kecamatan Tambelan, Bintan setelah menjual pompong hasil curian pada Rabu (6/11).

Kapolsek Tambelan Ipda Missyamsu Alson mengatakan, pelaku merupakan buronan kasus pengelapan pompong milik warga Kijang bernama Ambri Susanto.

“Kita terima informasi dari Polsek Bintan Timur, bahwa ada pelaku pengelapan pompong yang kabur dan bersembunyi di Tambelan,” kata ia.

Anggotanya langsung berangkat ke pulau yang menjadi tempat tinggal pelaku.

“6 jam jalur laut kita baru sampai di Pulau Pinang, Tambelan,” kata ia.

Tiba di pulau tersebut, anggotanya langsung membekuk pelaku di rumahnya.

“Pada malam itu juga anggota membawanya ke Tambelan, mereka tiba di Tambelan sekitar pukul 1 dini hari,” kata ia.

Pelaku diserahkan ke Polsek Bintan Timur, Senin (11/11). F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.

Di Polsek, ia mengatakan, pihaknya melakukan interogasi. Dan pelaku mengakuinya telah mengambil pompong milik Ambri Susanto dan menjual pompong tanpa sepengetahuan korbannya.

Pelaku juga mengaku awalnya cuma meminjam pompong milik korban untuk melaut selama dua hari yakni 27-28 Oktober.

“Setelah dua hari, korban mencoba menghubungi pelaku, namun hilang kontak,” kata ia.

31 Oktober, korban mengetahui kalau pompongnya sudah dijual seharga Rp 8,5 juta.

Kejadian ini membuat korban melaporkan ke Polsek Bintan Timur. Dimana, korban telah melaporkan kerugian sekitar Rp 25 juta.

Setelah diamankan, ia mengatakan, pihaknya telah menyerahkan pelaku ke Polsek Bintan Timur.

“Hari Minggu kemarin kita bawa pelaku dengan kapal ikan, Senin ini baru diserahkan ke Polsek Bintan Timur,” kata ia. (met)