Peristiwa

Terkena Lahan Makam di TPU Seri Kuala Lobam, Proyek Jalan PUPR Bintan Akan Digeser

Polres Siap Hibahkan Lahan buat Proyek Jalan

Rapat terkait proyek jalan di lokasi TPU Seri Kuala Lobam difasilitasi Pemerintah Kecamatan Seri Kuala Lobam, Senin (11/11). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Proyek jalan dengan ukuran lebar 10 meter dan panjang sekitar 571 meter di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Teluk Lobam, Kecamatan Seri Kuala Lobam akan digeser.

Pengeseran proyek ini setelah pengurus makam muslim maupun nasrani serta pihak kepolisian dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Bintan dengan difasilitasi Pemerintah Kecamatan Seri Kuala Lobam (SKL) menyepakati persoalan ini dalam rapat di Kantor Camat Seri Kuala Lobam, Bintan Senin (11/11).

Rapat dihadiri Camat Seri Kuala Lobam, Anton Hatta Wijaya, Lurah Teluk Lobam Novem Indrayani, Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Kecamatan Seri Kuala Lobam, Gendy, sejumlah tokoh agama dan masyarakat diantaranya H Saidi.

Pengawas Lapangan dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bintan, Gunawan Ferianto mengatakan, Dinas PUPR Bintan telah melakukan komunikasi dengan RT dan RW setempat sebelum melakukan pekerjaan jalan di lokasi pertama.

Namun, setelah diketahui ada keberatan dari sejumlah warga karena lokasi proyek terkena lahan makam sehingga proyek jalan di lokasi tersebut belum dilakukan.

“Untuk masalah ini kita ikut kesepakatan warga. Kita tidak masalah kalau lokasi proyek digeser ke lokasi lain. Saat ini kita masih menunggu, semoga minggu ini sudah clear sehingga kami bisa langsung bekerja,” kata ia.

Camat Seri Kuala Lobam, Anton Hatta Wijaya mengatakan, pihak PUPR Bintan tidak masalah kalau lokasi pekerjaan digeser ke lokasi lain.

“Pihak PUPR sudah membuka diri, mereka mengikuti kesepakatan warga saja,” kata ia.

Ia mengatakan, lahan makam TPU Seri Kuala Lobam dengan luas sekitar 5 hektare (Ha) ini berbatasan dengan lahan milik Kepolisian Resor Bintan yang juga memiliki luas sekitar 5 Ha.

Dari rapat ini, ia mengatakan, Polres Bintan bersedia menghibahkan lahannya buat lokasi proyek jalan. Hanya, sejumlah pihak meminta supaya diukur ulang baik lahan makam dan lahan Polres untuk mendapatkan patok agar bisa ditetapkan lokasi lahan yang terpakai buat lokasi proyek jalan itu.

“Kita akan jadwalkan pengukuran ulang Selasa pagi dan selanjutnya kita akan laporkan juga ke Pak Kapolres. Kalau Kapolres setuju lahan Polres digunakan untuk jalan, maka kita akan lanjutkan,” kata ia.

Perwakilan Polres Bintan hadir dalam diskusi itu, Aiptu Supriyono mengatakan, persoalan ini sudah dilaporkan ke Kapolres Bintan.

“Pak Kapolres tidak masalah, silakan diambil saja lahan untuk lokasi proyek jalan,” kata lelaki yang menjabat Kanit KP3 Polres Bintan. (met)