Metro Bintan

Rapat Dewan Pengupahan Provinsi, UMK Bintan Diajukan ke Gubernur Rp 3.648.715

Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat. F.Slamet Nofasusanto / Batam

PRO BINTAN – Rapat Dewan Pengupahan Provinsi terkait upah minimum kabupaten / kota Se-Kepulauan Riau (Kepri) di Graha Kepri, Batam telah selesai, Kamis (14/11).

Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat mengatakan, rapat dewan pengupahan terkait pembahasan UMK, khususnya untuk UMK Bintan tahun 2020 tidak ada masalah.

“Alhamdulillah untuk UMK Bintan tidak ada masalah. Tinggal menunggu penetapan dari gubernur,” kata ia.

Ia mengatakan, UMK Bintan tahun 2020 yang diajukan ke Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), tidak mengalami perubahan atau sesuai PP 78 tahun 2015 dengan besaran Rp 3.648.715.

Ia memperkirakan UMK Bintan tahun 2020 ditetapkan oleh gubernur pada 20 November 2019 mendatang.

“Insha Allah tanggal 20,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, rapat Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Bintan pada Rabu (6/11) lalu di Kantor Bupati Bintan mengusulkan dua angka besaran UMK Bintan tahun 2020 ke Bupati Bintan.

Usulan versi FSPMI Bintan sebesar Rp 4.001.447 atau usulan kenaikan sekitar 19 persen, sedangkan versi Pemkab, Apindo dan Serikat Pekerja lain diĀ  sebesar Rp 3.648.715 atau kenaikan sebesar 8,51 persen sesuai PP Nomor 78 tahun 2015. (met)