Kabar Pemkab

Ajukan 453 Kuota, Tamsir Heran Satu Pun Tidak Tersedia Formasi untuk Guru

Kadisdik Bintan, Tamsir. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan telah mengajukan permohonan kuota guru pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 453 orang terkait penerimaan CPNS tahun 2019. Dari jumlah tersebut, satu pun tidak tersedia formasi untuk tenaga pengajar.

Penerimaan CPNS tahun ini hanya tersedia dua formasi dengan rincian formasi tenaga kesehatan 12 orang dan formasi tenaga teknis 140 orang.

Kadis Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir mengatakan, pihaknya telah mengajukan permohonan kuota guru PNS sebanyak 453 orang dengan rincian 40 guru TK, 229 guru kelas Sekolah Dasar (SD) dan 79 guru Penjas SD.

Adapun untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) 8 guru mata pelajaran PPKN, 3 guru mata pelajaran PAI, 14 guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, 12 guru mata pelajaran Matematika, 4 guru mata pelajaran IPA dan 4 guru mata pelajaran IPS, 3 guru mata pelajaran Bahasa Inggris, 20 guru mata pelajaran Seni Budaya/Prakarya, 17 guru mata pelajaran Penjaskes, 20 guru mata pelajaran Bimbingan Konseling (BK).

Permohonan ini telah diajukan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Direktorat Jenderal GTK agar mengalokasikan kuota formasi guru CPNS tahun 2019 untuk mengisi kekurangan tenaga pendidik di Kabupaten Bintan.

Kendati sudah diajukan permohonan kuota CPNS untuk Kabupaten Bintan namun tidak satu pun formasi tenaga pengajar yang tersedia membuat Tamsir heran.

Ia pun mempertanyakan masalah ini ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bintan.

“Itu yang saya pertanyakan dengan BKD, dari awal statemen kepala BKD sudah menyatakan tidak ada penerimaan CPNS di Bintan, tapi nyatanya dapat formasi tetapi satu pun tidak ada formasi untuk guru, sedangkan usulan sudah kita sampaikan jauh-jauh hari ke BKD,” kata ia.

“Tahun  2018 juga usulan sudah kita masukan ke BKD jauh-jauh hari,” tambahnya.

Padahal menurut ia, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan RB) RI memprioritaskan penerimaan CPNS tahun 2019 ini adalah tenaga guru dan kesehatan.

Tamsir mengatakan, jumlah guru PNS di Kabupaten Bintan kurang bahkan jumlah guru honor Bintan lebih banyak dari guru PNS. Dimana, guru honor di Bintan sekitar 1300an orang sedangkan guru negeri hanya sekitar 1200an orang.

Kekurangan ini menurut ia, salah satu disebabkan setiap tahun guru PNS di Kabupaten Bintan yang memasuki pensiun sekitar 20 sampai dengan 40 orang.

Sementara lima sampe enam tahun ini kata ia, tidak ada penerimaan guru PNS.

“Penerimaan guru baru tahun 2018 kemarin.  Secara nasional seluruh Indonesia semua daerah kekurangan guru,” tutupnya. (met)