Pariwisata

Turis Swiss Mendadak Jadi Guru di Lagoi, Ajarkan Siswa Seedlings Bintan Bahasa Inggris

Samira Burkhalter, turis asal Swiss saat bertemu dengan 14 siswa Seedlings Bintan di Angsana Bintan, Jumat (15/11) sore. F.Banyan Tree untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Seorang turis asal Swiss bernama Samira Burkhalter yang sedang menikmati liburan di kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan mendadak menjadi guru.

Wanita yang menginap selama lima malam di Angsana Bintan ini berinteraksi dalam bahasa Inggris dengan siswa Seedlings Bintan yang berada di hotel tersebut pada Jumat (15/11) sore.

Ternyata Samira memang berprofesi sebagai guru. Di negaranya, ia mengajarkan pelajaran Bahasa Inggris dan Olahraga.

Kesempatan ini pun disambut baik pihak hotel. Manager CSR Banyan Tree, Henry A Singer mengatakan, Samira sangat menyukai dunia pendidikan dan olah raga.

Saat menginap di Angsana Bintan, yang masih masuk resort Banyan Tree Bintan Group terletak di Laguna Bintan, Samira senang melakukan olah raga snorkeling.

Ketika mengetahui bahwa Angsana Bintan memiliki kegiatan Seedlings, kegiatan mentoring dan pemberian beasiswa yang telah berjalan sejak 2007, Samira mengakui sangat senang.

Terlebih saat mengetahui bahwa program ini dimaksudkan untuk membantu siswa-siswi SMP dan SMA yang berasal dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Bintan untuk dapat mengapai cita-citanya.

Conservation Officer Banyan Tree Bintan, Renald Yude mendampingi Samira saat bertemu dengan 14 siswa Seedlings Bintan yang merupakan perwakilan dari berbagai sekolah SMP dan SMA di Kabupaten Bintan.

“Samira terlihat sangat antusias, menceritakan tentang negaranya Swiss,” ujar Renald.

Renald mengatakan, kehadiran Samira di tengah-tengah siswa Seedlings Bintan menjadi ajang latihan keterampilan listening dan conversation dalam Bahasa Inggris.

Renald mengatakan, siswa Seedlings Bintan sejatinya memang dilatih untuk berani, termasuk pada kesempatan ini menanggapi apa yang disampaikan Samira dalam bahasa Inggris serta memperkenalkan nama dan sekolahnya.

Bahkan siswa tidak segan mengajukan beberapa pertanyaan ke Samira.

Setelah selesai bertemu siswa Seedlings Bintan, Samira menyampaikan kesan positif kegiatan ini.

“Sangat senang berbicara dengan orang Indonesia dan mengetahui sistem pendidikan yang ada di negara ini,” kata Samira.

Ia juga senang mengenal keunikan budaya dari setiap negara yang ia kunjungi.

Saat bertemu dengan siswa Seedlings, Samira mengatakan dirinya senang bisa mendengarkan hobi setiap siswa Seedlings Bintan.

“Saya sangat suka menjawab setiap pertanyaan yang siswa Seedling tanyakan ke saya berkaitan dengan negara saya, Swiss,” tutupnya. (met)