Peristiwa

PSK yang Dipulangkan Pascapenutupan Lokalisasi Kembali Lagi ke Bintan

PSK dibantu masyarakat mengangkat kopernya menuju bus yang akan membawa mereka ke Pelabuhan Bulang Linggi untuk menyeberang ke Batam, Senin (16/9). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) yang telah dipulangkan ke daerah asalnya pascapenutupan dua lokalisasi di Kabupaten Bintan pada 16 September 2019 lalu, sudah kembali lagi mengais rezeki di Kabupaten Bintan.

“Iya saya ada ketemu mereka, namun tidak tinggal di kawasan eks lokalisasi. Ada ngekos di daerah Tanjunguban dan ada yang tinggal di Sungai Kecil,” kata Kades Lancang Kuning, Cholili Bunyani, Kamis (21/11) siang.

Ia sudah mengingatkan PSK tersebut agar tidak melakukan praktik prostitusi di kawasan eks lokalisasi yang secara resmi telah ditutup.

“Tidak dibenarkan melakukan praktik prostitusi, kalau hiburan karaoke keluarga masih dibolehkan,” kata ia.

PSK dibantu Satpol PP Bintan dan masyarakat mengangkat kopernya menuju bus yang akan membawa mereka ke Pelabuhan Bulang Linggi untuk menyeberang ke Batam, Senin (16/9). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

“Saya sudah ingatkan ke mereka kalau sampai ketangkap melakukan hal itu (prostitusi) di kawasan eks lokalisasi, kita tindak sesuai aturan,” kata ia.

Terkait hal ini, ia akan secepatnya berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bintan.

Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bintan, Safnur ketika diklarifikasi mengaku belum mengetahui.

“Saya belum tau, nanti saya cek lagi,” kata ia singkat. (met)