Peristiwa

Sebelum Cabuli Korban, Pelaku Tenggak Arak Kalimantan dan Nonton Bokep

Berusaha Kabur dengan Jebol Plapon Sel Sebelum Dibawa ke Bintan

Pelaku pencabulan berinisial OF, diperiksa di ruang penyidik Satreskrim Polres Bintan pada Jumat (29/11). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Pelaku pencabulan anak di bawah umur inisial OF, 16, dengan korban berinisial ZR, 14, di Kecamatan Tambelan sempat berusaha melarikan diri dari sel tahanan.

“Sebelum dibawa ke Bintan, dia sempat berusaha melarikan diri dengan menjebol plapon,” kata Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu Alson di markas Polres Bintan, Jumat (29/11).

Kejadian ini diketahui saat petugas piket Polsek Tambelan mengecek sel tahanan selepas subuh.

“Yang jaga saat itu selepas salat subuh, langsung buka sel. Dilihat pelaku maish ada, namun plapon sudah dijebol,” katanya.

Sementara itu, Ps Kanit Reskrim Polsek Tambelan Brigadir Febri memeriksa pelaku pencabulan di ruang penyidik Satreskrim Polres Bintan, Jumat (29/11) siang.

OF mengaku dirinya sudah lama memendam perasaan terhadap korban. Bahkan dia sering mengintip ketika korban mandi.

Diakuinya juga bahwa dia nafsu karena sering melihat korban berpakaian baju tidur di luar rumah. Bahkan sebelum kejadian, ia sempat menenggak minuman beralkohol jenis arak Kalimantan dan menonton video porno lalu masuk ke rumah korban.

Ceritanya pada Minggu (10/11) lalu, setelah habis minum-minuman dengan temannya, ia pulang lewat rumah korban. Ia kemudian nekat masuk ke dalam rumah korban.

“Saya sempat bekap mulut korban pakai minyak angin. Tapi korban teriak, akhirnya saya lari dengan celana tertinggal di rumah korban,” kata pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 82 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak juncto pasal 53 KUHP juncto undang-undang RI nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak. (met)