Metro Bintan

Pendirian Universitas Peking, Pemkab Tegaskan Tak Pernah Dilibatkan

Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Tamsir. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Kadis Pendidikan Bintan, Tamsir menegaskan tidak pernah dilibatkan pendirian Universitas Peking, Beijing di Batu Licin, Kecamatan Bintan Timur.

“Pemkab tidak pernah dilibatkan rencana tersebut,” ujar Tamsir, Senin (2/12) siang.

Dijelaskannya sudah semestinya pendirian universitas baik oleh pihak negeri atau swasta mendapatkan dukungan dari kepala daerah.

“Ya seharusnya ada surat (dukungan) dari kepala daerah, bupati atau gubernur,” katanya.

Hingga saat ini, Pemkab Bintan tidak pernah mengeluarkan surat dukungan tersebut.

Pendirian universitas dengan mengatasnamakan investasi atau investor dari luar negeri, tegasnya tetap harus mengikuti aturan.

“Ada aturan main sesuai peraturan dan kewenangannya,” tegasnya.

Selama ini, menurut ia, jarang sekali universitas ternama di luar negeri yang membuka cabang di negara lain, apalagi dalihnya untuk membantu dunia pendidikan di daerah tersebut.

“Yang biasanya universitas ternama membantu dalam bentuk kerja sama dalam bidang tertentu, tetapi bukan mendirikan cabang universitas,” paparnya.

Oleh karena itu, rencana pendirian universitas asing di Kabupaten Bintan perlu disiasati.

“Kita intinya mendukung investasi tetapi investasi dunia usaha untukv meningkatkan ekonomi daerah,” tutupnya.

Sebelumnya, Indonesia Street City (ISC) bekerjasama dengan Universitas Peking Beijing akan membangun akan membangun pusat pendidikan terpadu di kawasan Batu Licin, Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Hal ini diungkapkan CEO ISC, Sunny Sukardi saat penandatanganan kerja sama dengan Universitas Peking, Beijing pada 22 November 2019 lalu.

Akan tetapi rencana ini langsung ditangapi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X nomor 356L10/KL/2019 Hal Pemberitahuan Keberadaan Universitas Peking di Bintan. Point ketiga berbunyi berdasarkan data di LLDIKTI Wilayah X, pihaknya belum pernah menerbitkan surat rekomendasi pendirian Universitas Peking di Kabupaten Bintan. (met)