Peristiwa

Turis Club Med, Lagoi Selamatkan Penyu Tersangkut Jaring Nelayan

Turis bersama pekerja resort Club Med menyelamatkan penyu yang tersangkut jaring nelayan, Selasa (3/12) siang. F.Edi Club Med untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Sepasang turis yang menginap di Club Med, Lagoi menyelamatkan seekor penyu yang tersangkut jaring nelayan saat terhempas di pantai resort tersebut pada Selasa (3/12) siang.

Kejadian bermula saat sepasang turis yang merupakan suami istri berjalan menyusuri pesisir pantai. Saat itu, mereka melihat jaring nelayan yang terhempas di pesisir pantai.

Akan tetapi, jaring tersebut bergerak. Setelah didekati, ternyata seekor penyu tersangkut jaring nelayan.

“Yang perempuan datang meminta pisau ke pekerja seasport. Sempat ditanya buat apa, setelah tau buat apa, akhirnya mereka bersama-sama ke tempat penyu itu ditemukan,” kata Ketua Konservasi Penyu Club Med, Edi.

Lelaki yang menjabat Supervisor Landscape Gardener Club Med ini akhirnya dihubungi pekerja Seasport akan ihwal ini.

Akhirnya mereka bersama-sama melepas jaring nelayan yang menjerat tubuh mungil si penyu.

Penyu yang tersangkut jaring nelayan akhirnya berhasil diselamatkan. F.Edi Club Med untuk Batam Pos.

Lelaki yang konsen dalam konservasi penyu ini mengaku sedih, sebab kaki depan penyu nyaris putus. Ia menduga hal ini dikarenakan penyu terlalu lama tersangkut jaring.

Melihat kondisi cuaca saat ini, dimana gelombang yang cukup tinggi, ia mengatakan, tidak mungkin penyu yang baru ditemukan dalam kondisi terluka dilepaskan ke laut.

“Penyunya kami rawat sampai air laut benar-benar tenang,” kata ia menambahkan penyu dirawat di aquarium dengan harapan bisa hidup lebih lama.

Dia juga berharap, kejadian seperti ini tidak terulang mengingat penyu termasuk satwa yang harus dilindungi karena sudah nyaris punah.

Oleh karena itu, ia berharap, agar nelayan tidak membuang jaring yang sudah tidak terpakai ke laut, karena bisa menjadi salah satu penyebab penyu atau satwa lainnya punah. (met)