Metro Bintan

Sulitnya Lahan, Perkim Bintan Belum Bisa Bangun TPS Sampah di Bintan bagian Utara dan Tengah

Kadis Perkim Bintan, Juni Rianto. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Bintan masih terkendala sulitnya lahan untuk membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di wilayah Bintan bagian Utara dan Bintan bagian Tengah.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perkim, Juni Rianto, Kamis (5/12) siang.

Juni mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah merencanakan membangun TPS sampah di wilayah Bintan bagian Utara dan Bintan bagian Tengah. Namun, lahan yang akan dijadikan lokasi TPS sampah di Bintan bagian Utara merupakan lahan yang masuk dalam kawasan hutan lindung.

“Ada SK Kehutanan yang menyatakan lokasi tersebut masuk kawasan hutan lindung semua,” ujarnya.

Sedangkan TPS sampah yang akan dibangun di wilayah Bintan bagian Tengah, kata ia, kendalanya karena sulitnya mencari lahan.

“Belum ada lahan yang kita dapat,”paparnya.

Ia mengatakan, sebenarnya lahan yang diperlukan untuk membangun TPS sampah sekitar 5 hektare (ha).

“Itu pun sulit kita dapatkan,” tuturnya. Dikatakannya saat ini, di Bintan baru ada TPS sampah di wilayah Bintan bagian Timur. Hanya sesuai aturan jarak penjemputan sampai maksimal sekitar 40 kilometer.

“Kalau di Bintan bagian Utara tidak mungkin diangkut dan dibuang ke TPS di Sei Enam, jaraknya saja sudah 100 kilometer lebih dan tidak sesuai aturan,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus mencarikan solusi agar kedua wilayah baik Bintan bagian Utara dan Bintan bagian Tengah bisa segera memiliki TPS sampah. (met)