Kabar Pemkab

Bupati Ingin Musibah Banjir Bah di Tambelan Segera Ditangani

Bentuk Posko dan Dapur Umum Tanggap Darurat

Asisten 1 Setda Kabupaten Bintan Sutiyoso memimpin rapat terbatas pasca bencana alam banjir yang menggenangi tiga desa di Kecamatan Tambelan, Kamis (5/12). Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan , Jumat (6/12) pagi. F.Dinas Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Pasca bencana alam banjir yang menggenangi tiga desa di Kecamatan Tambelan, Pemerintah Kabupaten Bintan mengadakan rapat terbatas yang dipimpin oleh Asisten 1 Setda Kabupaten Bintan Sutiyoso serta dihadiri oleh Camat Tambelan Sofyan, Kapolsek Tambelan Misyamsu Alson dan unsur OPD Kabupaten Bintan terkait lainnya, di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan , Jumat (6/12) pagi.

Usai rapat, Asisten 1 Setda Kabupaten Bintan Sutiyoso menjelaskan bahwa rapat diselenggarakan berdasarkan arahan Bupati Bintan Apri Sujadi yang menginginkan agar penanganan musibah banjir yang melanda Kecamatan Tambelan segera dapat ditangani.

Menurutnya, beberapa langkah segera dilakukan Pemerintah Daerah yang berkoordinasi dengan unsur kecamatan dan desa terkait masa-masa tanggap darurat dan transisi pemulihan.

“Berdasarkan arahan Bupati Bintan Apri Sujadi, untuk segera dibentuk posko dan dapur umum tanggap darurat di sana, yang terdiri dari berbagai unsur,” ujarnya.

Dikatakannya juga bahwa hasil rapat diketahui bahwa banjir terjadi dikarenakan hujan dua hari berturut-turut ditambah lagi dengan air laut yang pasang.

Meskipun saat ini laporan terakhir kondisi di lapangan sudah kering, namun beberapa antisipasi tetap dilakukan guna mengantisipasi banjir susulan akibat curah hujan yang tinggi di sana.

“Saat ini kita fokus pada masa tanggap darurat 14 hari pertama, kita juga mengerahkan seluruh OPD Kabupaten Bintan untuk mengumpulkan bantuan dalam bentuk sembako, sandang dan perlengkapan yang dibutuhkan di lapangan serta menggalang program dompet peduli paling lambat minggu ini sudah terkumpul, sebelum transportasi kapal laut yang ke sana tanggal 10 Desember ini,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Tambelan Sofyan menjelaskan bahwa akibat banjir yang terjadi telah mengganggu aktifitas masyarakat akibat dampak ke beberapa fasilitas umum.

Ia juga menjelaskan bahwa tindak lanjut rapat akan segera dilaksanakan dimana posko tanggap darurat akan di tempatkan di rumah balai adat desa.

“Akibat curah hujan yang tinggi, dan air laut yang pasang. Juga terjadi tanah longsor di SLTP 14 Bintan, Mesjid JAMI dan Kantor Desa Kukup. Posko tanggap darurat akan kita bentuk, guna menangani sebelum dan sesudah bencana,” tutupnya. (met)