Peristiwa

Dorong Bentuk Posko Terpadu Penanggulangan Bencana, Kapolsek Ingin Penanganan Bencana Terkordinasi dengan Baik

Posko terpadu penangulanggan bencana dibentuk di Kecamatan Gunung Kijang, yang dipusatkan di gedung PNPM Jalan Pantai Trikora Kilometer (Km) 40 Desa Teluk Bakau Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Selasa (10/12). F.Polsek Gunung Kijang untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Terkait cuaca ekstrem, Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang P Silalahi mendorong pemerintah kecamatan membentuk posko terpadu penanggulangan bencana Kecamatan Gunung Kijang.

Posko dipusatkan di gedung PNPM Jalan Pantai Trikora Kilometer (Km) 40 Desa Teluk Bakau Kecamatan Gunung Kijang, Bintan.

Hadir dalam kegiatan ini, Selasa (10/12), yakni Camat Gunung Kijang Arief Sumarsono, Danramil Bintan Timur Kapten Aswandi, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bintan, Rustam Effendi, Ketua Tagana Bintan, Sulasno, Kepala UPT Puskesmas Kawal, Dr. Vebby Wardani, Kanit Intelkam Polsek Gunung Kijang Ipda H.P Bako.

Camat Gunung Kijang, Arief Sumarsono mengatakan, posko ini dibentuk setelah dirinya menerima masukan dan dorongan dari Kapolsek Gunung Kijang.

Posko ini, menurut ia, sangat penting mengingat cuaca yang ektrem pada beberapa hari terakhir.

Sehingga keberadaan posko ini diharapkan membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan cepat tangap terkait bencana.

Selain itu, kata ia, keberadaan posko ini membuat kordinasi antarinstansi lebih cepat dan baik dalam menangani bencana.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang P Silalahi mengatakan, cuaca ektrem ini membuat dirinya berkordinasi dengan camat untuk segera dibentuk posko terpadu penanggulangan bencana.

Kata ia, maksud dari pembentukan posko ini agar penanganan bencana kedepan dapat terkordinasi dengan cepat dan baik. Ia berharap, keberadaan posko ini segera diinformasikan ke masyarakat.

Sebelum ini, jajaran Polsek Gunung Kijang telah menyebar spanduk imbauan waspada cuaca ektrem dengan tertera nomor handphone Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Kepala Desa Teluk Bakau.

“Spanduk imbauan ini sebagai alternatif pertama masyarakat jika ingin melaporkan terjadinya bencana,” tutupnya. (met)