Peristiwa

Limbah Minyak Hitam Cemari Pantai Bintan

Pengelola Resort Diminta Pasang Ban Laut

Tim gabungan Polres Bintan terdiri Satreskrim, Satpolair dan Satsamapta Polres Bintan bersama DLH Bintan dan pihak resort mengecek keberadaan limbah minyak hitam yang mencemari pantai di kawasan pantai, Lagoi, Jumat (13/12) siang. F.Satreskrim Polres Bintan untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Limbah minyak hitam atau sludge oil yang tumpah di perairan Bintan telah mencemari pesisir pantai Kabupaten Bintan.

Limbah minyak ini ditemukan di pesisir pantai pada lima resort di kawasan wisata Lagoi pada Jumat (13/12) pagi.

Adapun lima pesisir pantai resort yang tercemar limbah minyak hitam yakni Nirwana Garden Resort, Bintan Lagoon Resort (BLR), Ria Bintan, Banyan Tree dan Club Med.

Terkait hal ini, tim gabungan Polres Bintan yang dipimpim Kanit 3 Tipidter Polres Bintan Ipda Angga Riatma bersama Satpolairud Polres Bintan dan Sat Samapta Polres Bintan mengecek ke lokasi.

Pengecekan dihadiri perwakilan pengelola kawasan wisata Lagoi, PT. BRC dan Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan serta masing-masing pengelola resort.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Agus Hasanudin mengatakan, pihaknya telah mengecek ke lokasi ditemukannya limbah minyak hitam.

“Awalnya kami mengecek di pantai Nirwana. Limbah minyak hitam ditemukan di tepi pantai, “ujarnya.

Limbah minyak hitam juga ditemukan di tepi pantai Club Med dan di tepi Ria Bintan.

“Kita ke Bintan Lagoon juga melihat petugas mulai membersihkan limbah minyak hitam yang mencemari tepi pantai,” paparnya.

Ia menduga, limbah minyak hitam dari perairan lepas atau Operational Port Limited (OPL) yang dibawa ombak sampai ke pinggir pantai.

“Kalau menurut keterangan pihak resort, limbah minyak ini dari perairan lepas yang terbawa ke pantai karena musim angin utara. Limbah ini juga baru ditemukan hari ini,” jelasnya.

Sejauh ini, katanya, masing-masing pengelola resort telah melakukan upaya pembersihan limbah tumpahan minyak hitam tersebut secara manual.

“Limbah yang dibersihkan kemudian dikumpulkan di TPS masing-masing resort,” ungkapnya.

Pengecekan juga dilakukan Tim dari KP Baladewa dan KP Yudistira Patroli Nusantara Korpolairud Baharkam Mabes Polri yang dipimpin oleh AKP Mega melaksanakan pengecekan limbah tumpahan minyak yang berada di pantai Club Med.

Terkait hal ini, dia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan DLH Provinsi Kepri untuk menyediakan drum.

“Drum ini yang akan dijadikan tempat penampungan limbah minyak hitam,” tuturnya.

Ia juga mengimbau masing-masing resort memasang ban laut untuk mencegah limbah minyak hitam sampai ke pesisir pantai. (met)