Peristiwa

Kades Kukup, Tambelan Akhirnya Lunasi Uang Kerugian Desa dengan Total Rp 280 Juta Lebih

APIP dan Polres Bintan menerima uang kerugian dari penyalahgunaan pengelolaan anggaran desa tahun anggaran 2016 di Desa Kukup, Tambelan, Bintan di markas Polres Bintan, baru-baru ini. F.Satuan Reskrim Polres Bintan untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Kepala Desa (Kades) Kukup, Tambelan, Bintan, Hadran Ahmad akhirnya melunasi seluruh uang kerugian akibat penyalahgunaan pengelolaan anggaran desa pada tahun anggaran 2016 dengan total sekitar Rp 280 juta lebih.

Sebagaimana diketahui, Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Bintan telah menghitung kerugian akibat pengelolaan anggaran dana desa di Desa Kukup sekitar Rp 280.720.963 pada penggunaan anggaran Desa Kukup  tahun anggaran 2016.

Adanya kerja sama  antara Polri, Kejaksaan dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Kades Kukup diberikan kesempatan untuk mengembalikan uang kerugian dana desa.

Akhirnya awal Oktober 2019, Hadran Ahmad mengembalikan uang kerugian negara dengan mencicil, dimana cicilan pertama sekitar Rp 50 juta.

Selanjutnya, Hadran Ahmad diberikan batas pengembalian uang kerugian desa hingga 9 September 2019, dimana sisa kerugian anggaran desa sekitar Rp 230 juta.

Hingga tanggal tersebut, Hadran Ahmad belum sanggup mengembalikan. Sehingga pihak APIP memberikan kesempatan kedua dengan perpanjangan waktu pengembalian hingga 21 Desember 2019.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Agus Hasanudin melalui Kanit Tipikor, Ipda Maidir mengatakan, setelah diberikan perpanjangan waktu pengembalian uang kerugian anggaran desa, akhirnya Kades Kukup, Tembelan telah mengembalikan uang secara mencicil.

Dikatakannya, pada 15 November 2019, Kades Kukup, Tambelan telah mengembalikan uang kerugian negara sekitar Rp 21 juta.

“Sisa uang yang harus dikembalikan saat itu sekitar Rp 209 juta,” ujarnya.

Pada tanggal 5 Desember, ia mengatakan, Kades Kukup, Tambelan kembali mengembalikan uang kerugian desa sekitar Rp 20 juta sehingga sisa utangnya sekitar Rp 189 juta.

“Tanggal 16 Desember ada lagi pengembalian uang kerugian desa sekitar Rp 102 juta dan tanggal 20 Desember sekitar Rp 80 juta lebih,” jelasnya.

Dengan begitu, ia mengatakan,  pengembalian semua uang kerugian anggaran desa tahun anggaran 2016 di Desa Kukup, Tambelan telah dilakukan oleh Kades Kukup, Tambelan.

“Semua uang kerugian desa di Desa Kukup, sudah dikembalikan,” kata ia mengakhiri. (met)