Metro Bintan

100 Anak Ikuti Sunatan Massal Digelar Masjid Besar Baitul Makmur Tanjunguban

Plt Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto menyaksikan seorang anak yang disunat oleh pimpinan tim medis kegiatan dr Syamsurizal pada kegiatan sunatan massal yang diikuti 100 anak di Masjid Besar Baitul Makmur, Tanjunguban pada Rabu (25/12). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Pengurus Masjid Besar Baitul Makmur, Tanjunguban disponsori tim medis pimpinan dr Syamsurizal dari RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT), Tanjungpinang dan RSUD Engku Haji Daud (EHD), Tanjunguban menggelar sunatan massal yang diikuti 100 anak dari tiga kecamatan.

Kegiatan dilaksanakan di masjid tersebut pada Rabu (25/12) dengan dihadiri Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Isdianto.

Ketua Panitia, Yahya Eko mengatakan, sunatan massal ini merupakan kegiatan yang diinisiasi dr Syamsurizal dengan didukung Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, RSUD RAT, Tanjungpinang dan RSUD EHD Tanjunguban.

“Ya kita ingin berbagi dan memberi manfaat ke masyarakat melalui kegiatan ini. Kita juga ingin meringankan beban masyarakat yang tidak memiliki kemampuan secara finansial, “ujarnya.

Peserta yang mengikuti sunatan massal ini, kata ia, berasal dari tiga kecamatan di Kabupaten Bintan yakni Kecamatan Bintan Utara, Seri Kuala Lobam dan Teluk Sebong.

Ia berharap, kegiatan ini bisa menjadi model bagi daerah lainnya untuk mengadakan kegiatan yang sama.

“Semoga tergerak hati orang lain untuk mengadakan kegiatan yang sama untuk membantu masyarakat kurang mampu, “harapnya.

Tim medis sunatan massal pimpinan dr Syamsurizal mengharapkan kegiatan yang sama bisa diadakan di seluruh daerah di Kepri.

“Saya berharap setiap daerah di Kepri ada kegiatan seperti ini secara berkala,” tuturnya.

Ia bahkan menargetkan jumlah peserta sunatan massal yang akan diadakan tahun depan sekitar 150 peserta.

Selain itu, Syamsurizal mengatakan, pihaknya merencanakan akan menggelar kegiatan membagikan kaca mata gratis bagi masyarakat kurang mampu yang menderita rabun jauh dan dekat.

“Selain itu, kita juga akan mengadakan operasi katarak gratis, “imbuhnya.

Ketua Masjid Besar Baitul Makmur, Tanjunguban, M Muntaha Ihwan mengharapkan kegiatan yang memanfaatkan momen liburan ini dapat digelar setiap tahun.

Kepada peserta sunatan massal kali ini, ia berharap semoga peserta lekas sembuh.

“Cepat bisa bermain kembali. Dan waktunya masuk sekolah agar lebih semangat lagi,” katanya.

Plt Gubernur Kepri, Isdianto mengapresiasi apa yang sudah dibuat pengurus masjid dengan bekerjasama tim medis rumah sakit dan dinas kesehatan Provinsi Kepri.

“Terima kasih kepada pengurus masjid dan tim medis yang sudah berbuat untuk masyarakat,”kata Isdianto.

Kegiatan ini menurut dia, sangat tepat lantaran memanfaatkan waktu liburan dengan mengisi kegiatan positif.

“Anak-anak merupakan harapan kita semua dalam menyongsong hari esok yang harus lebih baik daripada hari ini. Mereka harus sukses dan lebih senang daripada kita, sebagai orang tuanya,” katanya.

Anak-anak harus menjadi sumberdaya manusia (SDM) berkualitas, mumpuni, dan berprestasi. Bangun daerah kedepan lebih maju, bisa memenangkan persaingan dengan negara tetangga. Orang tua juga harus memberi motivasi dan semangat supaya anak-anak giat belajar.

“Kehidupan saya dulu susah, orang tua saya kerjanya ‘motong getah’ di kebun orang, bukan kebun milik sendiri. Selepas shalat subuh, saya membantu orang tua, ikut memotong getah sebelum berangkat sekolah,” Isidanto bercerita dihadapan anak-anak.

Selesai memotong getah, ia berangkat ke sekolah yang jaraknya berkilo-kilo, dengan berjalan kaki, bukannya naik sepeda atau diantar orang tua dengan sepeda motor.

“Kehidupan kalian lebih baik daripada kehidupan masa kecil bapak, karena kalian harus lebih sukses,” pesannya. (met)