Peristiwa

Dijemput Lelaki Bermotor RX King Pada Malam Tahun Baru

Susanti : Pulanglah Maisah

Susanti, ibu dari Maisa menceritakan anaknya yang tidak pulang ke rumah ke penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Bintan di rumahnya, Bintan Bekapur, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kamis (2/1) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Maisali Zalianti alias Maisa, 14, warga RT 12 RW 6, Bintan Bekapur, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, meninggalkan rumah sejak malam Tahun Baru sejak Selasa, 31 Desember 2019.

Sang ibu, Susanti alias Anti saat ditemui di rumahnya, Kamis (2/1) siang mengatakan, saat itu awalnya dia hendak mengambil bahan kain ke Simpang Lagoi.

“Saya ajak dia (Maisa) ke Simpang Lagoi ambil bahan kain sekalian lihat kembang api di Lagoi, namun dia justru memilih di rumah,” kata wanita yang bekerja sebagai penjahit pakaian.

Anti mengatakan, saat itu tidak ada orang di rumah. Abang Maisa kerja, sedangkan adiknya yang masih berusia 2 tahun ikut Anti ke Simpang Lagoi.

“Tidak ada orang di rumah. Saya tanya ke dia (Maisa), kakak mau tidur di mana? Dia bilang mau tidur di rumah temannya, Dian,” kata Anti.

Ternyata kata Anti, Maisa tidak pulang. Awalnya kakak iparnya, Icha yang pulang ke rumahnya pada Rabu (1/1) dini hari mendapati Maisa belum pulang.

“Kakak ipar saya telepon, mengabarkan Maisa belum pulang padahal saat itu sudah pukul 02.00 pagi,” paparnya.

Akhirnya Anti tiba di rumah. Ia merasa risau Maisa belum pulang ke rumah. Ia kemudian mencari Maisa ke rumah Dian. “Ternyata dia (Maisa) tidak ke rumah Dian,” kata Anti.

Selanjutnya ia mendatangi rumah teman Maisa di Tembeling. Namun, Maisa tidak berada di sana.

Maisali Zalianti alias Maisa. F.Istimewa

“Biasanya dia main sama Aulia, temannya di Tembeling, “imbuhnya.

Karena tidak ada kabar. Ia kembali ke rumahnya. Ternyata, menurut keluarganya yang merupakan sepupu Maisa bernama Rasyid, Maisa dijemput lelaki yang diduga baru dikenalnya di media sosial.

“Laki itu menjemput Maisa pakai motor RX King. Sebelum menjemput Maisa, si laki itu sempat menanyakan letak Tugu Durian dan alamat Maisa ke sepupunya,” jelasnya.

Tahu anaknya dibawa lelaki, Anti melaporkan ke Kantor Polisi.

Dia juga mengatakan, pada Kamis (2/1) dini hari ada video call masuk ke nomornya. Namun, tidak ada suara apapun.

“Saya tanya, kaka ini kakak Maisa ya. Kalau kakak pulanglah, mamak tidak akan memarahi kakak, bapak juga. Kalau bapak memarahi kaka Maisa, nanti mamak yang marahi bapak,” harapnya.

Ia berharap anaknya segera diketemukan dan kembali ke pangkuannya.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanudin mengatakan, pihaknya sedang mencari keberadaan Maisa, anak yang dilaporkan keluarganya tidak pulang ke rumah sejak malam pergantian Tahun Baru. (met)