Peristiwa

Kena DBD, Seorang Pelajar SD di Lobam Meninggal, Dinkes Bintan Duga Korban Terjangkit di Tanjungpinang

Ilustrasi

PRO BINTAN – Seorang pelajar Kelas 2 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, Dina, 8, meninggal usai terkena demam berdarah dengue (DBD).

Anak bidan di salah satu puskesmas ini, menghembuskan nafas terakhir di RSUD Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Utara pada Jumat (3/1) pagi.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bintan, drg Euis Herawati membenarkan, adanya seorang anak Bintan yang meninggal dunia karena terkena DBD.

Hanya Euis menjelaskan, korban diduga terkena DBD di Tanjungpinang sebab selama dua pekan menghabisi masa liburan, korban berada di rumah neneknya di Tanjungpinang.

“Daerah tempat tinggal neneknya memang endemik DBB,” kata dia.

Setelah berlibur dari rumah neneknya, kondisi korban sering panas. Akhirnya korban dibawa ke puskesmas, kemudian dirujuk ke rumah sakit.

“Korban dirujuk ke RSUD Bintan di Kijang, dan meninggal tadi pagi,” jelasnya.

Terkait hal ini, pihaknya sudah turun ke lokasi tempat tinggal korban.

“Dari 40 rumah yang diperiksa, cuma 1 rumah yang ditemukan jentik. Kita menduga korban kenanya di Tanjungpinang,”urainya.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap DBD dan tetap menjaga pola hidup sehat dan lingkungan. (met)