Metro Bintan

Sukardi Keluhkan Kebijakan Pusat dan Daerah Tak Singkron

Pengusaha Sunny Sukardi (topi putih) saat menyerahkan beras ke warga Galang Batang, di kawasan PT. MIPI di Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (3/1) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Seorang pengusaha yang bergerak di bidang ekspor impor mebel di Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Sunny Sukardi yang merupakan pemilik PT Mangrove Industry Park Indonesia (MIPI) mengeluhkan kebijakan pemerintah yang tidak singkron antara pemerintah pusat dan daerah.

“Pak Presiden Jokowi menekankan agar Pemda memudahkan investasi yang masuk di daerah,” kata lelaki yang akrab disapa Sukardi ditemui usai membagikan beras ke masyarakat Galang Batang, di kawasan PT MIPI di Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (3/1) siang.

Sukardi mengaku sudah mengurus berbagai perizinan di pusat, namun tetap saja usahanya di daerah masih dianggap bermasalah.

“Saya ini cuma mau memajukan Bintan, tapi ada yang bilang saya cari untung di Bintan, padahal keinginan saya cuma bagaimana Bintan maju dan dikenal di mata dunia,” kata Sukardi mengebu-gebu.

Ia juga heran apa maunya pemerintah sehingga tidak mendukung usahanya. Padahal, ia berharap pemerintah membimbingnya.

“Kalau salah tolong tunjukkan dimana salahnya, sama-sama kita ke pusat untuk mencarikan solusi terbaik,” kata ia.

Ia sangat berharap pemerintah dan masyarakat mendukung usahanya, karena dirinya sudah banyak mendatangkan investor ke Bintan semata-mata untuk memajukan Bintan, yang menjadi tanah kelahirannya.

“Kalau usaha saya berjalan lancar, saya akan buka lebih banyak lapangan kerja dan tenaga kerja lokal akan banyak bekerja di sini,” kata Sukardi. (met)