Metro Bintan

KMP Bahtera Nusantara 1 Punya Daya Tampung 378 Penumpang

Segera Layani Pelayaran Tanjunguban-Tambelan

Fasilitas tempat tidur yang tersedia bagi penumpang KMP Bahtera Nusantara 1 yang akan melayani pelayaran Tanjunguban-Tambelan dan sebaliknya. F.ASDP untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – KMP Bahtera Nusantara 1 segera melayani pelayaran lintasan Tanjunguban-Tambelan dan sebaliknya memiliki kapasitas lebih kurang 378 orang penumpang.

Manager Usaha PT ASDP Cabang Batam, Muhamad Firdaus mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu kabar proses serahterima kapal dari Kementerian Perhubungan ke Dinas Perhubungan Provinsi dan ASDP.

Kendati masih menunggu pengoperasian kapal, ASDP sudah memiliki data kapasitas daya tampung penumpang kapal tersebut.

Firdaus mengatakan, kapal ini memiliki kapasitas daya tampung penumpang lebih besar dengan kapasitas lebih kurang 378 orang penumpang.

378 orang penumpang KMP Bahtera Nusantara 1 dengan rincian penumpang kelas tidur 12 orang, penumpang dek tidur 90 orang, penumpang dek kursi baring 172 orang, penumpang daylight 104 orang.

Sedangkan kendaraan, lanjut lelaki yang akrab disapa Daus, dapat menampung truk besar 18 T 14 unit, 12 unit truk medium dan 10 unit sedan/SUV/MPV.

Terkait harga, Daus belum mengetahui pasti. Namun, menurut Daus, sepertinya satu harga.

“Satu harga sepertinya, tapi fasilitasnya ada yang tidur dan ada yang kursi,” kata Daus.

Bagaimana dengan jarak tempuh? Daus memperkirakan bila kapal berlayar dengan kecepatan 10 knot maka estimasi pelayaran sekitar 21 jam.

“Tapi kapal ini bisa lari 15 knot berarti 14 jam-an,” jelasnya.

Warga Bintan, Irza menyambut baik kehadiran kapal RoRo lintasan Tanjunguban-Tambelan dan sebaliknya. Bahkan bukan hanya satu lintasan, kapal ini akan juga akan melayani lintasan Tanjunguban-Matak.

“Sudah tidak sabar ingin coba berlayar ke Tambelan dengan KMP Bahtera Nusantara 1,” kata Irza.

Diberitakan sebelumnya KMP Bahtera Nusantara 1 tiba di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan pada Sabtu (4/1). Saat ini kapal bersandar di dermaga PPLP Tanjunguban. (met)