Peristiwa

Limbah Minyak Hitam Makin Parah Cemari Pantai di Bintan

Limbah minyak hitam yang kembali mencemari pantai di Mutiara Beach Resort, Teluk Dalam, Trikora, Selasa (14/1). F.kiriman Marc untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Tumpahan limbah minyak hitam semakin parah mencemari pantai-pantai di Bintan.

Giliran, pantai di Mutiara Beach Resort, Teluk Dalam, Trikora dikotor limbah berwujud hitam pekat, Selasa (14/1). Bahkan turis mengeluhkan bau tajam limbah tersebut.

Pihak Mutiara Beach Resort, Marc mengatakan, selama puluhan tahun berada di pantai Teluk Dalam, Trikora, baru kali ini kondisi limbah yang mengotori pantai parah.

“Selama 30 tahun belum pernah begitu parah,” kata Marc.

Pantai yang menjadi aset paling berharga di resortnya berubah setelah dikotori limbah minyak hitam.

Diakui, beberapa tamu memaklumi kondisi ini karena terjadi di luar tanggung jawab pihak resort. Akan tetapi, ada beberapa tamu yang mengeluhkan kondisi ini.

“Bau tajam minyak luar biasa. Ada tamu yang tidak tahan karena alergi, bikin susah nafas,” kata Marc.

Karena pantai tidak bisa dimanfaatkan untuk sementara waktu, ia mengarahkan tamunya ke berkeliling kota di Tanjungpinang.

“Kami arahkan tamu kita ke Tanjungpinang city tour, Gunung Bintan trekking atau ke Lagoi, sebagai day trip,” jelas Marc.

Sementara itu, Kasi B3 DLH Bintan, Rolan Syarif mengatakan, persoalan limbah minyak hitam akan dibahas bersama Kementerian Kordinasi Kemaritiman (Kemenkomaritim) RI di Jakarta.

“Iya benar, saya lagi dalam perjalanan ke Kemenkomar,” kata Rolan ketika ditanya terkait rapat dengan Kemenkomaritim perihal limbah minyak hitam di Kantor Kemenkomaritim, Jakarta, Selasa (14/1).

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanudin mengatakan, terkait limbah minyak hitam yang mencemari pantai-pantai resort di Bintan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan DLH Kepri untuk menyediakan drum penampungan limbah.

Dia juga mengimbau pihak resort memasang ban laut untuk mencegah limbah minyak hitam sampai mencemari pantai resort.

“Kita juga sudah meminta masyarakat membantu membersihkan limbah minyak hitam yang sampai mencemari pantai,” kata Agus. (met)