Kabar Pemkab

Pemkab Anggarkan Rp 8,8 Miliar Buat Insentif Guru Ngaji

Bupati Bintan, Apri Sujadi saat menyerahkan insentif guru ngaji, tahun lalu. F.Dinas Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mengalokasikan anggaran Rp 8,8 miliar yang bersumber dari APBD Bintan 2020.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk membayar insentif bagi guru ngaji, imam masjid, penjaga masjid, fardu kifayah, pengelola TPU dan lainnya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan anggaran senilai Rp 8,8 miliar menyesuaikan kenaikan insentif guru ngaji Se-Kabupaten Bintan pada tahun 2020 yang disepakati oleh pemerintah setempat.

“Semoga ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujar Bupati Bintan Apri Sujadi, Jumat (17/1).

Apri berharap, kenaikan insentif tersebut dapat memotivasi guru ngaji di wilayahnya untuk lebih giat dalam menjalankan tugasnya.

“Kita tidak bisa mengesampingkan mereka begitu saja, yang berjasa dalam membentuk akhlak generasi muda di Bintan,” ujarnya.

Apri menambahkan, saat ini Pemkab Bintan juga gencar mendorong generasi muda Qurani, salah satunya melalui program Gerakan Masyarakat Bintan Maghrib Mengaji bagi pelajar jenjang TK/RA, SD/MI dan SMP/MTs Se-Bintan yang sudah dijalankan sejak akhir tahun 2018.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Bintan Indra Gunawan mengungkapkan bahwa program-program religi seyogyanya terus digesa bagi membina akhlak.

Menurutnya, pemerintah tidak akan mengesampingkan peranan orang-orang tua, khususnya para imam, guru ngaji yang sangat berjasa di masyarakat.

“Program-program islami terus kita bina dimasyarakat, program maghrib mengaji bahkan mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Untuk itu, kita mengalokasikan sekitar Rp 8.818.200.000 di tahun 2020 ini,” tutupnya. (met)