Peristiwa

TPS Ilegal di Tanjunguban Bermunculan

Kesadaran Warga Buang Sampah pada Tempatnya Dinilai Kurang

Sejumlah warga termasuk dari unsur Pemuda Pancasila Bintan Utara melaksanakan gotong royong di di kawasan Pasar Baru, samping gudang bangunan RT 05/ RW02, Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Senin (20/1) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Bintan banyak bermunculan.

Hal ini diakui oleh Pensosmas Kelurahan Tanjunguban Selatan, Miswanto.

Ia menilai kesadaran warga membuang sampah pada tempatnya yang sudah disediakan pemerintah masih kurang. Terlihat dari banyak TPS ilegal yang ditemukan di pinggir-pinggir jalan.

“Sering kita jumpai warga membuang sampah di pinggir jalan, yang lokasinya sepi jauh dari keramaian. Tapi disayangkan itu bukan tempat pembuangan sampah yang resmi,” ujar Ketua PAC Pemuda Pancasila Bintan Utara ini saat melaksanakan gotong royong di kawasan Pasar Baru, samping gudang bangunan RT 05/ RW02, Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Senin (20/1) siang.

Kata ia, yang disayangkan lagi warga membuang sampah sambil berkendara.

“Sambil lewat naik motor sampah di lempar saja ke pinggir jalan,” kata dia.

Dia juga menyayangkan warga yang membuang sampah dengan cara ini ke tempat pembuangan sampah yang sudah disediakan.

“Di TPS yang resmi saja, banyak kita jumpai warga yang membuang sampah sambil berkendara dengan dilempar. Akibatnya sampah tidak masuk ke tempatnya, namun berceceran di luar TPS resmi,” kata dia.

Perilaku tak baik ini sering kali ditemukan. Salah satunya tidak jauh jaraknya dengan lokasi tong sampah yang disediakan DKPP hanya berjarak kurang lebih 300 meter namun banyak sampah yang tercecer di Jalan Bhakti Praja tersebut.

Ia sebenarnya ingin menegurnya. Namun takut pembuang sampah dengan perilaku tidak baik ini, tersinggung.

“Kadang kami mau tegur takut malah jadi salah paham,” kata dia.

Ia berharap warga yang mempunyai sampah rumah tangga agar lebih peduli terhadap lingkungan.

“Cobalah sedikit peduli dengan lingkungan tempat tinggal kita dan daerah kita di daerah Tanjunguban Selatan ini,” kata dia. (met)