Peristiwa

Gama Imbau Warga Tidak Bepergian ke Daerah Endemi Virus Coronavirus

Kadis Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaneni. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Dua turis asal Tiongkok yang sempat terdeteksi alat pengukur suhu tubuh atau thermo scanner saat melalui salah satu pintu masuk Pelabuhan di Bintan, tidak sempat dirawat di RSUD Kijang.

Demikian ditegaskan oleh Kadis Kesehatan Bintan, dr Gama AG Isnaeni ketika dikonfirmasi Kamis (23/1) siang.

Dia mengatakan, dua orang turis asal Tiongkok tersebut sudah membaik kondisi kesehatannya dan setelah melalui pengecekan kesehatan tidak mengidap virus Coronavirus (nCoV).

“Sudah pulang ke Cina. Rabu (22/1) kemarin mereka lewat Pelabuhan BBT, Lagoi ke Singapura,” kata Gama.

Kendati demikian, ia mengatakan, pihaknya tetap mengantisipasi masuknya turis dari Tiongkok ke Bintan melalui Singapura dengan melakukan kerja sama dan kordinasi denganĀ  Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjungpinang.

“Kita sudah minta agar turis yang masuk ke Bintan dicek melalui thermo scanner,” kata dia.

Gama juga mengimbau ke masyarakat Bintan yang ingin berlibur sebaiknya tidak melakukan perjalanan ke negara yang endemis.

“Jangan pergi ke daerah yang endemis,” katanya.

Turis yang masuk melalui Pelabuhan SBP diperiksa menggunakan termo scaner beberapa waktu lalu. F.Peri Irawan / Batam Pos

Selain itu, ia mengimbau masyarakat menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, makanan yang bergizi, istirahat yang cukup dan olahraga teratur.

Direktur RSUD Bintan, Kijang, dr Beni Antomi membenarkan, saat itu dua turis yang diduga terkena virus yang lagi mewabah di Tiongkok dibawa ke rumah sakit, namun tidak dirawat.

“Tidak dirawat, malah saat mereka datang kondisinya membaik. Tapi karena di negara Cina lagi mewabah ini, kita tetap antisipasi dengan melakukan rangkaian pemeriksaan medis namun hasilnya tidak kuat mengarah ke virus tersebut,” kata dia.

Kedua turis asal Tiongkok itu, menurut dia, naik suhu tubuhnya karena flu namun setelah dilakukan pemeriksaan, keduanya tidak mengidap virus Coronavirus (nCoV).

Kadisbudpar Bintan Wan Rudy Iskandar mengatakan, kunjungan wisawatan manacanegara ke Bintan dari Singapura tidak terpengaruh adanya kabar dua turis asal Tiongkok yang terdeteksi alat pengukur suhu badan saat masuk ke pelabuhan di Bintan.

“Di kita sejauh ini aman. Kalau yang kemarin (dua orang turis) kan negatif (virus corona),” kata Wan Rudy.

Ia juga mengatakan, sistem pengecekan wisatawan asing yang masuk ke Bintan dari Singapura melalui pelabuhan di Bintan sudah dilakukan secara maksimal. Karena alat thermo scanner sudah terpasang di pelabuhan.

“Kalau ada gelagat yang mencurigakan, sebaiknya segera melaporkan ke petugas agar dapat segera ditangani,” kata dia. (met)