Kabar Pemkab

Persoalan Izin PT MIPI, Apri Sudah Lama Ingatkan

Bupati Bintan memimpin rapat terkait persoalan perizinan PT MIPI bersama Ketua DPRD Bintan dan perwakilan PT MIPI di Kantor Bupati Bintan, Senin (27/1). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Terkait persoalan perizinan PT Mangrove Industry Park Indonesia (MIPI) di Galang Batang, Pemerintah Kabupaten Bintan dan DPRD Bintan menggelar rapat di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu, Senin (27/1) pagi.

Rapat dipimpin Bupati Bintan, Apri Sujadi dihadiri Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo dan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Bintan, Hasfarizal Handra dan perwakilan PT MIPI, Edi Jafar.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah menyurati Kementerian terkait langkah yang harus dilakukan terkait persoalan perizinan PT MIPI.

Bahkan, dirinya sudah mengingatkan ke manajemen PT MIPI agar tidak melakukan investasi di Galang Batang karena terkait aturan, dimana lokasi yang dibangun gudang tidak sesuai peruntukannya.

“Kalau saya meneken sekarang, bisa masuk penjara saya 5 tahun,” kata Apri.

Kendati demikian, ia mengatakan, Pemkab Bintan mendukung investasi yang dilakukan PT MIPI namun PT MIPI harus memperhatikan aturan berlaku di Indonesia.

Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo juga menyampaikan dukungannya terhadap investasi yang masuk ke Bintan. Namun, investasi yang masuk harus mematuhi aturan yang berlaku.

“Izin yang diberikan di KM 23 Korindo. Kalau di Galang Batang belum ada. Kita prinsipnya mendukung namun harus mengutamakan aturan,” kata dia.

Sementara itu, CEO PT MIPI, Edi Jafar mengatakan, awalnya perusahaan mengajukan lahan di Km 23 Korindo. Namun, dalam perjalanan, perusahaan membutuhkan lahan lebih luas. Akhirnya pemilik perusahaan membebaskan lahan di Galang Batang.

Dia juga mengakui perusahaan sudah merogoh uang sekitar USD 50 juta. Lahan dibutuhkan sekitar 50 hektare. (met)