Peristiwa

Perusahaan Travel di Bintan Terpukul Wabah Virus Corona

Mahasiswa yang mengenakan masker pelindung di Wuhan. F.Dok.Yuliannova Lestari dan PPIT di Wuhan

PRO BINTAN – Perusahaan agen tour and travel, PT Starjet merasa terpukul dengan adanya wabah virus corona di Cina. Hal ini berdampak besar pada usaha mereka di Kabupaten Bintan.

Seorang perwakilan Starjet di Bintan, Andy ketika dikonfirmasi mengatakan, sudah tidak ada lagi turis asal Cina yang dibawa perusahannya.

“Sudah tidak ada tamu, semua sudah setop, cuma sisa turis (Cina) yang di luar saja,” ujar Andy.

Andy mengatakan, biasanya perusahannya mendatangkan sekitar 200an turis asal Tiongkok per hari ke Bintan melalui Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT), Lagoi dan dari Batam.

Semenjak adanya wabah virus corona di Wuhan, Cina, Andy mengatakan, perusahannya terpukul karena berdampak besar terhadap bisnisnya.

Kendati demikian, ia mengatakan, sejauh ini tidak merumahkan pekerjanya.

Kadisbudpar Bintan, Wan Rudy Iskandar mengatakan, sejauh ini angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Bintan melalui Pelabuhan BBT, Lagoi masih belum berdampak terkait wabah virus corona di Cina.

Ilustrasi thermal scanner. F.dok.Jawapos.com

“Sementara belum, kita sama-sama menjaga dengan berkoordinasi Tim Kesehatan Kepelabuhan, Dinas Kesehatan dari penyebaran virus flu ini,” kata Wan Rudy.

Data dari Disbudpar Bintan, angka kinjungan wisatawan melalui Pelabuhan BBT, Lagoi dan pelabuhan Bintan Lagoon Resort (BLR) Lagoi per hari normalnya jumlah wisatawan yang datang bisa mencapai 1.000- 1.500 dengan beberapa keberangkatan.

“8 trayek di Pelabuhan BBT dn BLR  per ferry,  penumpang bisa 200-250 penumpang kalau full penumpangnya,” kata Wan Rudy.

Namun, ia tetap merasa khawatir wabah virus flu ini akan berdampak nantinya pada angka kunjungan wisatawan apabila pemerintah Cina mengeluarkan larang ke luar negeri untuk mengantisipasi menular virus corona.

Oleh karena itu, Disbudpar Bintan akan mencoba melakukan penguatan pasar lain diantaranya Singapura dan Malaysia serta wisatawan domestik.

Kadis Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan, pihaknya terus berkordinasi dengan Tim Kesehatan Kepelabuhan.

Bahkan pihak Dinkes Bintan sudah memberikan imbauan kepada pihak hotel di Kabupaten Bintan apabila menemukan gejala awal virus corona supaya segera berkordinasi dengan rumah sakit dan dinas kesehatan. (met)