Metro Bintan

Harga Tinggi, Petani Sei Jeram Tanam Bawang Merah

Manon, 58, petani dari Kampung Sei Jeram menanam bawang merah di lahan seluas lebih kurang 1.200 meter per segi, Kamis (6/2). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Harga bawang merah yang tinggi membuat petani di Kampung Sei Jeram, Desa Lancang Kuning, Bintan Utara memilih menanam bawang merah.

“Di Jawa banjir membuat harga bawang merah di pasar tinggi menembus sekira Rp 42 ribu per kilo, “ungkap seorang petani Sei Jeram, Manon, 58 di temui di kebunnya, Kamis (6/2).

Karena alasan itu, lelaki kelahiran Ponorogo, Jawa Tengah ini memilih menanam bawang merah di lahan seluas lebih kurang 1.200 meter per segi.

Tanaman bawang merah yang ditanamnya juga bukan dari umbi yang biasa dilakukan petani di Sei Jeram melainkan menanam langsung dari biji.

“Ini pertama kita tanam bawang merah langsung dari biji. Kita semai dulu bijinya baru dipindahkan ke bedeng. Bijinya bantuan dari pemerintah, “kata anggota Kelompok Tani maju Jaya.

Tanaman bawang merah yang ditanam baru berusia 10 hari. Bapak tiga anak ini mengatakan,  tanaman bawang merah yang ditanam sudah bisa dipanen 60 hari ke depan.

“Ya semoga saat panen nanti harganya bagus sehingga bisa mencukupi ekonomi kami, “kata dia berharap. (met)