Peristiwa

Dalmasri : Industri Pariwisata Bintan Harus Diselamatkan

Imbas Wabah Coronavirus

Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang mulai sepi dari WNA sejak virus corona mewabah, foto diambil beberapa hari lalu. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO BINTAN – Industri pariwisata di Bintan benar-benar terpukul imbas wabah coronavirus di Tiongkok. Betapa tidak, selama ini wisatawan asal Tiongkok mendominasi kunjungan di Bintan.

Wakil Bupati (Wabup) Bintan, Dalmasri Syam mengatakan, industri pariwisata harus segera diselamatkan. Kenapa harus diselamatkan? Menurut Dalmasri sekitar 51 persen sektor pariwisata menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bintan.

Selain itu, sebagian besar ekonomi masyarakat mengantungkan pada sektor pariwisata karena banyak tenaga kerja yang diserap industri pariwisata. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk duduk bersama mendukung sektor pariwisata tetap tegak dan kuat.

“Pemerintah daerah, pengusaha pariwisata dan masyarakat harus mendukung. Tidak bisa Dinas Pariwisata dibiarkan jalan sendiri mencari solusi dari imbas coronavirus, “kata Dalmasri.

Untuk itu, Dalmasri akan meminta Dinas Pariwisata Bintan mengagendakan pertemuan ini untuk mencari solusi terbaik agar industri pariwisata di Bintan bisa keluar dari badai coronavirus.

Terkait hal ini, dia juga mengatakan sudah menerima masukan dan usulan dari sejumlah pengusaha pariwisata. Diantaranya pengusaha meminta penundaan pembayaran pajak dan retribusi di bidang pariwisata.

Kemudian ada juga masukan agar pejabat Pemkab ikut mempromosikan wisata di Kabupaten Bintan saat melakukan kunjungan ke luar daerah.

Juga usulan supaya kegiatan-kegiatan pemerintah seperti rapat, pelatihan dan seminar bisa dilaksanakan di hotel dan resort yang ada di Kabupaten Bintan. Tujuannya agar hotel dan resort tetap bisa beroperasi.

“Semua usulan itu bisa dilaksanakan, namun yang terbaik semua pihak duduk bersama untuk mencari jalan keluar dari masalah ini, “tutupnya. (met)