Peristiwa

Polisi Kembali Tertibkan Aktivitas Tambang Pasir Ilegal di Gunung Kijang

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Bintan, Ipda Angga Riatma Serunting memimpin penertiban aktivitas tambang pasir ilegal di wilayah Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Jumat (28/2) siang. F.Polres Bintan untuk Batam Pos.

PRO BINTAN – Unit Tipiter Satreskrim Polres Bintan yang dipimpin Ipda Angga Riatma Serunting bersama anggota Polsek Gunung Kijang untuk kesekian kali menertibkan aktivitas tambang pasir ilegal di sejumlah titik di Kecamatan Gunung Kijang, Bintan pada Jumat (28/2) siang.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanudin mengatakan, pihaknya sudah berulang kali menertibkan sejumlah titik aktivitas tambang pasir ilegal di wilayah Kecamatan Gunung Kijang. Akan tetapi, penambangan pasir secara ilegal masih saja terjadi. Bahkan oknum pengusaha nakal masih menyuruh masyarakat di sekitar lokasi untuk melakukan aktivitas tambang.

“Ya kita police line di peralatan yang dipakai untuk tambang. Belasan titik di tiga wilayah Kecamatan Gunung Kijang disegel, “kata Agus.

Saat penertiban aktivitas tambang pasir ilegal, dirinya menemui sejumlah pekerja. Pekerja mengatakan pasir yang mereka tambang untuk pasok pembangunan di Tanjungpinang dan Bintan.

“Ya mereka mengeluh karena sering ditertibkan. Tapi kita tetap memberikan pemahaman bahwa aktivitas yang mereka lakukan melanggar hukum. Kalau ingin menambang silakan ajukan perizinan ke instansi terkait, “kata dia.

Selain menertibkan aktivitas pertambangan pasir ilegal di sejumlah titik, aparat kepolisian juga memasang spanduk imbauan di beberapa lokasi yang biasa dijadikan tempat peristirahatan pekerja tambang.

Spanduk imbauan itu mengajak masyarakat untuk menghentikan aktivitas pertambangan pasir ilegal demi menjaga kelestarian alam untuk anak cucu di masa depan.

Spanduk itu juga menegaskan hukuman bagi penambang ilegal dengan pidana 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. (met)