Peristiwa

Diduga Jatuh saat Dihantam Gelombang, Seorang ABK Hilang

Kapal penampung ikan hasil tangkapan yang dinaiki korban sebelum korban dikabarkan hilang di Perairan Pulau Pejantan, Kecamatan Tambelan, Bintan, Kamis (27/2) sekitar pukul 21.00 WIB. F.Polsek Bintim untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Indopari 5, Dahlan, 30, hilang di perairan Pulau Pejantan, Kecamatan Tambelan, Bintan pada Kamis (27/2) sekitar pukul 21.00 WIB.

Diduga korban yang berada di lambung sebelah kanan terjatuh ke laut saat kapal dihantam gelombang tinggi. Informasi yang diperoleh, kapal milik Andi alias Botak yang biasa digunakan untuk menampung ikan bergerak meninggalkan Pelabuhan Keke Kijang, Bintan Timur, Sabtu (22/2).

Kapal dengan ukuran 28 Gross Tonase (GT) berlayar ke Pulau Pejantan, Desa Pengikik, Tambelan.

“Kapal saat itu akan mengambil dan menampung ikan hasil tangkapan,” kata Kapolsek Bintan Timur, Kompol Krisna Ramadhani melalui Panit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Noval Adimas.

Saat berlayar di Perairan Pulau Pejantan, Tambelan, Kamis (27/2) malam, kapal dilanda cuaca kurang bersahabat.

Saat itu, cuaca agak mendung, angin berhembus cukup kencang dan kondisi laut berombak, dengan ketinggian gelombang laut lebih kurang 2,5 sampai dengan 3 meter.

“Korban saat kejadian berada di lambung kanan. Diduga korban jatuh saat kapal dihantam gelombang tinggi,” jelasnya.

Dia mengatakan, saat itu rekannya berkoordinasi dengan kapal ikan lainnya untuk bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.

“Pencarian dilakukan sampai Sabtu (28/2) kemarin, namun tidak ada hasilnya. Kapal kemudian kembali ke Kijang,” kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah kapal yang menampung ikan hasil tangkapan masih melakukan pencarian terhadap korban. (met)