Peristiwa

Kapal Pesiar Dream Cruice Tak Berlabuh di Lagoi

Dampak Isu Virus Corona

Kepala UPP Klas I Tanjunguban, Fahrin Riza. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Isu virus corona membuat kapal pesiar Dream Cruse yang biasa mengangkut lebih kurang 2 ribu wisatawan untuk sementara tidak berlabuh di perairan Lagoi, Teluk Sebong, Kabupaten Bintan.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Klas 1 Tanjunguban, Fahrin Riza, ditemui Rabu (4/3) siang mengatakan, kapal pesiar Dream Cruise yang biasa masuk setiap akhir pekan sudah tidak lagi melakukan kegiatan sampai dengan 28 Maret 2020.

“Sudah memberitahukan ke kita, tidak ada kegiatan sampai 28 Maret 2020, sampai ada permintaan lebih lanjut, “jelas Fahrin.

Isu virus corona tidak hanya berdampak pada kapal pesiar, Fahrin menyebut, keberangkatan kapal lintasan Lagoi-Singapura di Pelabulan Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi juga dikurangiĀ  dari biasanya 8 kali keberangkatan menjadi 4 kali keberangkatan setiapĀ  hari.

Penurunan keberangkatan ini imbas dari larangan pemerintah Singapura yang melarang warganya bepergian ke luar negeri. Sehingga berimbas pada penurunan wisatawan yang datang ke Lagoi, Bintan.

Sedangkan Pelabuhan Bintan Lagoon Resort (BLR), Lagoi, kata dia sudah lama tutup sejak musim angin utara sampai saat ini.

“Tutup sejak (musim angin) utara dan akan dilanjutkan sampai Maret namun sampai sekarang (masih tutup), “katanya.

Dia juga menjelaskan sudah ada tim terpadu yang dibentuk untuk mengantisipasi kapal-kapal yang terindikasi virus corona.
Tim terpadu terdiri dari Bea Cukai, Imigrasi, Karantina Kesehatan Pelabuhan dan Syahbandar.

“Syahbandar leadernya, “ungkapnya.

Setiap pelabuhan, sudah dipasang alat Thermal Scanner untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang yang diduga teridentifikasi virus corona.

Alat ini sudah dipasang di pelabuhan baik di Lobam dan Lagoi. Hanya untuk pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, tidak dilengkapi Thermal Scanner.

“Hanya lokal (penumpangnya) selain itu penumpang sudah discan di Batam, “kata dia.

Kadisbudpar Bintan, Wan Rudi Iskandar membenarkan kapal pesiar Dream Cruise berhenti sementara berlayar ke Lagoi, Bintan.

“Ya sampai tanggal 28 Maret ini, mudah-mudahan setelah itu kembali berlayar dan berlabuh di Perairan Lagoi, Bintan, “kata dia singkat. (met)