Metro Bintan

Korban Lalu Lintas Ditangani Bersama

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono menandatangani MoU penanganan korban kecelakaan terpadu di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Jumat (6/3). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Kepolisian Resor (Polres) Bintan telah meluncurkan aplikasi Sistem Aplikasi Terpadu Kegawatdaruratan 119 Bintan (SIATAN).

Sejalan itu, dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dalam penanganan kecelakaan lalu lintas secara terpadu di Kabupaten Bintan.

Penandatanganan dilakukan Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono dan Kadis Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaeni di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Jumat (6/3) pagi.

Turut hadir Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Rendi Johan Prasetyo dan Direktur RSUD Bintan, Beni Antomi dan pejabat Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan.

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono mengatakan, angka kecelakaan di Bintan terbilang tinggi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan terpadu bagi korban kecelakaan.

Sehingga, lanjutnya, korban kecelakaan mendapat pelayanan kesehatan yang semestinya.

“Kita ingin korban kecelakaan ditangani dengan baik, mulai dari TKP sampai di rumah sakit dan layanan lainnya setelah itu, “kata Kapolres.

Kapolres juga mengatakan, saat ini sudah ada aplikasi SIATAN. Aplikasi ini merupakan respon cepat dalam penanganan kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Bintan.

“Adanya aplikasi ini kita harapkan kalau sampai terjadi kecelakaan, bisa dilaporkan segera dan kita bisa merespon cepat dan menangani segera kecelakaan yang terjadi, “kata Kapolres.

Kadinkes Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mengoptimalkan pelayanan di rumah sakit dan puskesmas atau tempat layanan kesehatan khususnya dalam penanganan kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Bintan.

“Saya apresiasi Pak Kasat yang sudah membuat aplikasi SIATAN sebagai respon cepat tangan dalam menangani kasus laka lantas, “kata Gama.

Gama juga memuji inovasi dan kreasi yang dilakukan Kasatlantas Polres Bintan AKP Rendi yang telah membuat prototype ambulance dan mobil patroli.

Usai dilakukan penandatanganan MoU dalam menangani korban kecelakaan, Gama berharap kerja sama dan adanya aplikasi ini dapat mengurangi angka kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Bintan. (met)