Peristiwa

Industri di Kawasan Lobam Belum Terpengaruh Covid-19

Kabid HI Disnaker Bintan, Rusli. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

PRO BINTAN – Industri pariwisata di Bintan mengalami kelesuan karena menurunnya tingkat hunian hotel akibat diterpa Covid-19.

Tidak demikian industri manufacturing di Kabupaten Bintan.
Sampai saat ini, kegiatan produksi di kawasan industri terbesar di Bintan, Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam masih berjalan normal dan tidak terpengaruh Covid-19.

Kabid Hubungan Industrial (HI) Disnaker Bintan, Rusli mengatakan, sampai saat ini belum ada pengusaha yang bergerak di sektor industri manufacturing mengeluhkan kekurangan bahan baku.

“Sampai saat ini belum ada laporan dari pengusaha,” kata Rusli.

Laporan yang diterima akibat dampak Covid-19, kata Rusli, baru industri pariwisata. Sedangkan industri di kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) belum ada.

“Kalau industri tidak ada laporkan kekurangan ini itu, belum ada, “kata Rusli.

Namun menurut Rusli, tidak menutup kemungkinan industri yang bahan bakunya bergantung dari Cina, akan berdampak pada produksi.

“Kayak pelat baja saya rasa dari Cina masuk ke Bintan, “kata dia.

Salah seorang pimpinan perusahaan di Lobam mengatakan, sampai saat ini aktivitas produksi di sejumlah perusahaan di kawasan industri Lobam masih normal.

“Produksi masih biasa-biasa saja, masih stabil. Malah ada beberapa perusahaan memberikan lembur ke pekerjanya, “ungkapnya. (met)