Peristiwa

Polisi Amankan 5 Pembalak Kayu di Hutan Lindung Teluk Sebong

Sita 50 Batang Kayu Bulat

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono menunjukkan sebilah parang yang digunakan pelaku saat membalak kayu di hutan lindung Kampung Flamboyan, Desa Sebong Pereh, Teluk Sebong, Bintan, Kamis (5/3). F. Slamet Nofasusanto / Batam Pos

PRO BINTAN – Satreskrim Kepolisian Resor Bintan mengamankan 5 pelaku pembalakan hutan lindung di Kampung Flamboyan, Desa Sebong Pereh, Teluk Sebong, Bintan pada Kamis (5/3). Dari tindak pidana ini, polisi menyita 5 batang kayu bulat yang merupakan hasil pembalakan.

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono mengatakan, lima pelaku yang diamankan terdiri dari 4 orang penebang masing-masing berinisial MR, 28  JU, 50, JO, 37, dan AN, 26. Sedangkan seorang pelaku berinisial HE, 32 merupakan sopir truk.

“Ke empatnya merupakan warga pendatang dari Pacitan, Jawa Timur. Selama ini mereka tinggal di kebun tidak jauh dari lokasi pembalakan hutan lindung. Kalau sopirnya warga jalan Panca Marga, Teluk Sebong, “kata Bambang.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Agus Hasanudin mengatakan, penangkapan para pelaku setelah ada laporan dari masyarakat.

“Kita amankan mereka saat lagi membalak hutan. Dari pengakuan mereka sudah dua kali, “kata dia.

Kayu hasil jarahan ini,ditawarkan ke pembeli yang berada di Tanjunguban dan Tanjungpinang.

“HE, sopir truk yang berperan mengangkut potongan kayu untuk dijual ke pembeli yang ada di Tanjunguban dan Tanjungpinang, “jelasnya.

Selain mengamankan para pelaku dan kayu hasil jarahan, pihaknya juga menyita 4 bilah parang dengan gagang kayu dan 1 unit mesin pemotong kayu serta 1 unit mobil truk.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 82 ayat 1 huruf c dan 183 huruf a dan b Undang-Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan dengan ancaman 5 tahun penjara. (met)