Peristiwa

Kapal Angkut Bubu Terbakar di Perairan Kelong Bintan

Kondisi ruang nakhoda kapal KM Kecapi GT 13 yang hangus terbakar di Perairan Desa Kelong, Bintan Pesisir, Kamis (19/3) malam. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos

PRO BINTAN – Si jago merah melahap kapal nelayan KM Kecapi GT 13 yang mengangkut bubu ikan di perairan Desa Kelong, Bintan Pesisir, Bintan pada Kamis (19/3) malam.

Akibat kejadian ini, sebagian besar ruangan hangus terbakar seperti ruang dapur, ruang mesin dan nakhoda.

“Kondisinya 80 persen habis terbakar. Hanya tinggal bagian lambung kapal dari haluan sampai buritan yang utuh, “kata Kapolsek Bintan Timur, Kompol Krisna Ramadhani, Jumat (20/3) siang.

Sebelum kejadian, kapal tiba di perairan Desa Kelong tepatnya sandar di pelantar Madi sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kapal mau dibersihkan, “kata dia.

Kemudian sekitar pukul 18.00 WIB, kapal ditinggal dalam keadaan terkunci dan mesin mati.

Dua jam berselang, nakhoda dan kru kapal menerima informasi kapal terbakar dari warga. Kru kapal cepat-cepat kembali ke pelantar untuk melepaskan tali tambat.

“Kapal yang terbakar dibawa ke tengah laut, “kata dia.

Akan tetapi api makin sulit dikendalikan. Warga di lokasi kejadian membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

“1 jam baru api baru berhasil dipadamkan, “katanya.

Setelah api benar-benar padam, kru kapal menyandarkan kembali kapal di pelantar.

“Sampai saat ini kapal masih ditambatkan di pelantar Madi, Desa Kelong, “ungkapnya.

Kendati tidak menumbulkan korban jiwa, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Sejumlah kru kapal pun dimintai keterangan.

“Masih kami dalami dari mana sumber api, “pungkasnya. (met)